Bintang Houston Rockets, Kevin Durant, menyatakan pemahamannya yang mendalam terhadap situasi cedera lutut yang kini dihadapi oleh peraih tiga gelar MVP NBA, Nikola Jokic. Insiden yang menimpa bintang Denver Nuggets itu terasa sangat familiar bagi Durant, mengingatkannya pada pengalaman pahitnya sendiri di masa lalu.
Jokic mengalami hiperekstensi lutut pada Senin malam saat Nuggets menghadapi Miami Heat. Cedera terjadi menjelang akhir kuarter kedua ketika rekan setimnya, Spencer Jones, tanpa sengaja menginjak kaki kiri Jokic saat berusaha bertahan dari drive Jaime Jaquez Jr. Lutut Jokic terlihat tertekuk sebelum ia terjatuh ke lapangan sambil memegangi lututnya.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Pihak Nuggets mengumumkan sehari kemudian bahwa Jokic akan dievaluasi ulang dalam waktu empat pekan. Meski kehilangan Jokic menjadi pukulan besar bagi Denver, diagnosis awal menunjukkan cedera tersebut tidak separah yang dikhawatirkan.
Durant Tak Ingin Jokic Dilabeli ‘Rentan Cedera’
Durant bersimpati dan berharap publik tidak memberi label negatif kepada Jokic. Ia menegaskan bahwa cedera seperti itu adalah insiden tak terduga yang sulit dihindari.
“Satu hal yang tidak ingin saya lihat terjadi pada Nikola adalah orang-orang mulai menyebutnya ‘rentan cedera’ seperti yang pernah mereka lakukan kepada saya,” kata Kevin Durant usai Houston Rockets mengalahkan Nets 120-96 dalam laga kembalinya ke Brooklyn, Kamis malam waktu setempat. “Ini jenis cedera aneh yang sebenarnya tidak bisa Anda kendalikan.”
Menurut Durant, tidak peduli seberapa keras seorang pemain menjaga kondisi tubuhnya, cedera seperti itu tetap bisa terjadi. “Anda bisa melakukan semua latihan yang ada, tapi kalau seseorang jatuh ke lutut Anda, itu memang berat,” ujarnya.
Pengalaman Pahit Durant dengan Cedera Lutut
Bagi Kevin Durant, situasi ini mengingatkannya pada dua cedera ligamen serius yang pernah menghambat kariernya di periode akhir bersama Brooklyn Nets. Pada Januari 2022, ia mengalami cedera ligamen medial (MCL) di lutut kiri setelah rekan setimnya, Bruce Brown, terjatuh ke arah kakinya. Cedera itu memaksanya absen selama 21 pertandingan.
Setahun kemudian, pada 8 Januari 2023, Durant kembali mengalami nasib serupa. Dalam laga melawan Miami Heat, Jimmy Butler terjatuh ke arah lutut kanan Durant di lapangan yang sama dengan tempat Jokic cedera. Insiden tersebut menyebabkan cedera ligamen lain yang membuat Durant tidak pernah lagi bermain untuk Nets. Ia kemudian ditukar ke Phoenix Suns sebulan setelahnya dan baru bisa kembali merumput pada Maret, setelah absen sekitar 20 pertandingan.
Menurut Mureks, cedera hiperekstensi lutut yang dialami Jokic, meskipun serius, masih lebih baik dibandingkan robekan ligamen yang pernah dialami Durant.
Kevin Durant menilai Jokic masih beruntung karena cedera yang dialaminya berupa hiperekstensi, bukan robekan ligamen serius, sehingga peluang untuk kembali lebih cepat tetap terbuka. “Bagus melihat bahwa ini ‘hanya’ sekitar empat minggu dan bukan sesuatu yang besar,” kata Durant. “Bukan cedera MCL atau level yang lebih parah. Rasanya seperti hanya sedikit gangguan dan dia akan segera kembali.”
Durant menegaskan bahwa Jokic adalah aset penting bagi NBA. “Dia luar biasa untuk permainan ini, dan Anda selalu ingin melihat pemain terbaik ada di lapangan,” ujarnya.






