Hiburan

Ketika Musik Jadi Pelarian: ‘Baby Driver’ Sajikan Kisah Sopir Muda di Tengah Pusaran Kejahatan

Film Baby Driver (2017) karya sutradara Edgar Wright menyajikan sebuah kisah aksi-kriminal yang dibalut dengan alunan musik dinamis. Film berdurasi 113 menit ini mengisahkan Miles, seorang sopir pelarian muda dengan masa lalu kelam yang berusaha menemukan jalan keluar dari dunia kejahatan.

Miles, yang akrab disapa Baby, adalah sopir pelarian andal di Atlanta. Hidupnya berubah drastis setelah kehilangan kedua orang tuanya dalam kecelakaan mobil, sebuah insiden yang menyebabkannya menderita tinnitus. Untuk mengatasi kondisi ini, musik menjadi pelarian sekaligus penenang pikirannya, selalu mengiringi setiap aksinya.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Baby bekerja di bawah kendali Doc, seorang gembong kriminal yang piawai menyusun tim perampok. Ia terpaksa menjalani pekerjaan berbahaya ini untuk melunasi utang yang timbul akibat mencuri mobil berisi barang ilegal milik Doc. Di sela-sela aksi kriminalnya, Baby juga merawat ayah asuhnya yang tuli, seorang seniman yang gemar meracik musik dari potongan rekaman percakapan.

Kehidupan Baby mulai menemukan titik terang ketika ia bertemu Debora, seorang pelayan di Bo’s Diner yang diperankan oleh Lily James. Pertemuan ini membuka harapan bagi Baby untuk merasakan kehidupan normal dan keluar dari jerat dunia kriminal. Keduanya pun mulai menjalin hubungan yang serius.

Setelah satu perampokan yang nyaris berujung bencana, Baby berhasil melunasi utangnya kepada Doc dan memutuskan untuk berhenti. Ia mencoba memulai hidup baru sebagai pengantar pizza, jauh dari bayang-bayang kejahatan. Namun, Mureks mencatat bahwa Doc adalah sosok manipulatif yang tidak mudah melepaskan aset berharganya.

Benar saja, Kevin Spacey sebagai Doc kembali menarik Baby ke dalam rencana perampokan kantor pos, kali ini dengan ancaman terselubung yang sulit ditolak. Tim perampok kali ini diisi oleh Buddy (Jon Hamm) yang santai, istrinya Darling (Eiza González) yang jago menembak, serta Bats (Jon Bernthal) yang brutal dan mudah curiga.

Situasi semakin kacau ketika transaksi senjata berubah menjadi baku tembak mematikan, dipicu oleh ulah Bats yang impulsif. Jon Hamm sebagai Buddy, yang awalnya merupakan rekan, perlahan berubah menjadi musuh setelah serangkaian tragedi menimpa tim. Baby yang muak dengan kekerasan dan pengkhianatan, berusaha melindungi Debora dan melarikan diri dari lingkaran berdarah itu.

Serangkaian kejar-kejaran, pengkhianatan, dan pilihan moral yang sulit memaksa Baby untuk menentukan masa depannya. Apakah ia akan tetap menjadi sopir pelarian yang terjebak dalam pusaran kejahatan, ataukah ia akan mengejar hidup yang ia impikan bersama Debora?

Mureks