Tren

Kejutan di United Cup: Coco Gauff Tumbang, AS Tetap Melaju; Hurkacz Singkirkan Zverev

Petenis peringkat empat dunia, Coco Gauff, menelan kekalahan tunggal pertamanya di United Cup pada Senin (5/1) waktu setempat. Gauff secara mengejutkan takluk di tangan wakil Spanyol, Jessica Bouzas Maneiro, dengan skor 6-1, 6-7 (3/7), 6-0. Hasil ini menjadi pukulan bagi persiapan Gauff menuju Australian Open.

Meski demikian, tim Amerika Serikat berhasil mengamankan tiket ke perempat final. Setelah Taylor Fritz menyamakan kedudukan, Gauff menebus kegagalannya dengan berpasangan di nomor ganda campuran bersama Christian Harrison. Pasangan AS ini sukses mengalahkan Ivonne Cavalle-Reimers dan Inigo Cervantes 7-6 (7/5), 6-0, sekaligus mengunci kemenangan tim AS.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Sebelum kekalahan ini, Gauff memiliki rekor sempurna enam kemenangan di nomor tunggal United Cup dan tiga kemenangan di ganda campuran. Kekalahan dari Bouzas Maneiro juga menandai kemenangan pertama petenis Spanyol peringkat 42 dunia itu atas pemain di peringkat lima besar dunia.

“Saya tahu Coco adalah petarung sejati,” ujar Bouzas Maneiro, menanggapi kemenangannya. “Dia selalu hadir dalam pertandingan, jadi saya tahu saya juga harus selalu siap. Bahkan saat unggul 3-0 atau 4-0, Anda harus tetap waspada.”

Perjuangan Taylor Fritz dan Kejutan Hurkacz

Di sisi lain, Taylor Fritz harus berjuang keras selama lebih dari tiga jam untuk menundukkan Jaume Munar. Fritz, yang tengah bergelut dengan masalah lutut, akhirnya menang 7-6 (7/4), 3-6, 7-6 (8/6) setelah menyelamatkan satu match point pada tiebreak set ketiga.

“Saya mulai kelelahan di akhir set kedua, harus memukul lima atau enam bola keras hanya untuk merebut satu poin,” kata Fritz. “Saya mulai merasakan lutut saya menjelang akhir laga, tetapi tidak bertambah parah dan masih bisa saya lanjutkan.”

Sementara itu, kejutan lain terjadi di Sydney ketika petenis Jerman peringkat tiga dunia, Alexander Zverev, tumbang 6-3, 6-4 dari wakil Polandia, Hubert Hurkacz. Kemenangan ini terasa istimewa bagi Hurkacz yang baru kembali bertanding setelah absen tujuh bulan akibat operasi lutut. Mureks mencatat bahwa performa Hurkacz sangat solid meskipun baru kembali dari cedera panjang.

“Sudah lama saya tidak berkompetisi. Selama tujuh bulan saya melalui masa sulit bersama tim, dan itu sangat menantang,” ungkap Hurkacz. “Kami melewati periode panjang tanpa bertanding dan tidak tahu kapan bisa kembali ke lapangan. Hari ini saya hanya mencoba menikmati setiap momen.”

Mantan peringkat enam dunia itu kini berada di posisi 83 peringkat ATP, namun tampil solid dengan hanya menghadapi satu break point dalam kemenangan berdurasi 83 menit tersebut. “Servis saya cukup baik. Saya menemukan titik-titik yang pas, dan itu memberi ritme yang bagus,” tambahnya.

Hasil Lain dan Persiapan Australian Open

Masih di Sydney, mantan petenis nomor satu dunia Iga Swiatek harus bekerja keras untuk memastikan kemenangan Polandia. Ia mengalahkan Eva Lys 3-6, 6-3, 6-4, dengan mengamankan break penentu pada gim ke-10 set ketiga untuk menutup laga dalam waktu hampir dua setengah jam.

Sebelumnya, Republik Ceko berhasil menyingkirkan Norwegia dengan kemenangan telak 3-0 di Sydney. Sementara di Perth, laga selanjutnya akan mempertemukan Inggris Raya dan Yunani. Turnamen Grand Slam pembuka musim, Australian Open, dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 18 Januari.

Mureks