Las Vegas, Kamis, 08 Januari 2026 – Pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali menjadi panggung inovasi, salah satunya dengan kehadiran kacamata gaming Asus ROG Xreal Micro-OLED. Perangkat ini menjanjikan pengalaman visual imersif, namun pengujian awal oleh seorang jurnalis hardware justru menyimpulkan bahwa produk ini ‘aneh’ dan ‘rumit’ dalam praktiknya.
Andy Edser, seorang penulis hardware yang telah menguji berbagai perangkat gaming, menghabiskan sepuluh menit dengan kacamata tersebut di CES 2026. Meskipun secara konsep terdengar menjanjikan, ia menemukan sejumlah kendala yang membuat pengalaman pengguna menjadi kurang ideal.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Konsep di Balik Kacamata Gaming AR Asus
Secara teori, kacamata Asus ROG Xreal menawarkan monitor virtual berukuran 177 inci yang diproyeksikan langsung di depan mata pengguna melalui layar Micro-OLED. Layar ini mencakup 95% bidang pandang dengan sudut pandang 57 derajat, menjanjikan fidelitas gaming yang sangat baik. Ide utamanya adalah mengganti layar besar di dinding dengan perangkat yang lebih ringkas dan dapat dikenakan.
Kacamata ini juga dilengkapi dengan refresh rate 240 Hz, menjanjikan visual yang mulus. Namun, seperti yang dicatat Mureks, implementasi teknologi canggih ini tidak selalu berjalan mulus di lapangan.
Tantangan Ergonomi dan Pengalaman Pengguna
Edser menyoroti beberapa masalah ergonomi yang signifikan. Pertama, adanya kabel substansial yang terpasang di bagian belakang lengan kiri kacamata membuat proses pemakaian menjadi sangat canggung. Ia bahkan hampir menusuk matanya sendiri saat mencoba memakainya di depan umum, karena kacamata tersebut cenderung jatuh ke dalam saat didekatkan ke wajah.
Selain itu, aspek estetika juga menjadi sorotan. Edser secara blak-blakan menyatakan,






