Langkah Liverpool untuk mengawali tahun 2026 dengan poin penuh harus terganjal. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Anfield pada laga Tahun Baru, The Reds gagal memecah kebuntuan dan harus puas berbagi satu angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim tamu Leeds United.
Kegagalan mengamankan kemenangan ini memicu rasa frustrasi di ruang ganti. Berbicara kepada Sky Sports sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, bek Liverpool, Jeremie Frimpong, mengakui timnya tampil kurang tajam di sepertiga akhir lapangan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Frimpong Soroti Kurangnya Peluang
“Ini sangat membuat frustrasi. Kami ingin memenangkan pertandingan ini. Menurut saya, kami tidak menciptakan [begitu banyak] peluang,” ujar Frimpong mengevaluasi jalannya laga, seperti dikutip Mureks pada Jumat (02/01/2026).
Meski tampil mendominasi penguasaan bola, Liverpool tampak kesulitan menembus tembok pertahanan yang dibangun oleh Leeds United. Frimpong secara terbuka memberikan kredit bagi disiplinnya lini belakang lawan yang membuat barisan penyerang tuan rumah mati kutu.
“Mereka bertahan dengan baik. Pada akhirnya, skor 0-0, ini sangat membuat frustrasi, tetapi kami harus fokus ke pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Pemain internasional Belanda tersebut juga tidak ragu untuk mengkritik performanya sendiri. Ia merasa seharusnya bisa memberikan kontribusi lebih melalui umpan-umpan silang dari sisi sayap untuk memanjakan para penyerang.
“Tentu saja kami sudah mencoba, kami punya beberapa [peluang]. Saya pikir saya seharusnya bisa mengirimkan bola dengan lebih baik. Hanya itu yang bisa saya katakan,” ungkapnya dengan nada menyesal.
Fokus Kebangkitan Melawan Fulham
Liverpool tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi hasil ini. Kesempatan untuk kembali ke jalur kemenangan akan datang dengan cepat saat mereka bertandang ke markas Fulham pada Minggu sore mendatang.
Ketika ditanya mengenai bagaimana The Reds bisa meningkatkan performa mereka dalam waktu singkat, Frimpong menegaskan pentingnya proses pemulihan dan kepercayaan diri pada kualitas tim.
“Hanya dengan berlatih setiap hari, cukup dengan memulihkan diri, karena kami tahu apa yang bisa kami lakukan,” tegas Frimpong.
Ia optimistis ketajaman Liverpool akan segera kembali. “Kami menciptakan banyak peluang, jadi kami tahu apa yang bisa kami lakukan. Kami hanya perlu menjalani pertandingan berikutnya dan melakukan apa yang harus kami lakukan dengan lebih baik.”
Hasil imbang ini menjadi alarm bagi skuad asuhan Arne Slot untuk segera memperbaiki penyelesaian akhir jika ingin terus bersaing di papan atas klasemen Premier League.






