Pengembangan gim Grand Theft Auto 6 (GTA 6) dikabarkan belum sepenuhnya rampung. Namun, insider industri gim sekaligus reporter Bloomberg, Jason Schreier, menyatakan bahwa Rockstar Games tidak akan merilis gim tersebut dalam kondisi yang belum sempurna, meskipun target peluncuran November 2026 kini terasa “lebih nyata” dibanding sebelumnya.
Proses Pengembangan dan Potensi Penundaan
Berbicara dalam podcast Button Mash, Schreier mengungkapkan bahwa terakhir kali ia mendengar kabar dari internal Rockstar, GTA 6 masih “not content complete“. Ia menjelaskan bahwa siklus pengembangan Rockstar seringkali melibatkan penundaan, mirip dengan Red Dead Redemption 2.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
“This is how Rockstar works, or at least has worked in recent decades I suppose,” kata Schreier. “In the recent, the last decade, with Red Dead 2, if you look at the history there, they announced it for fall 2017, then it slipped to spring 2018, and then it slipped again to fall 2018, and then it landed October of that year. So I wouldn’t be super shocked if that is what happens again this time around.”
Schreier menambahkan, “Ini adalah gim yang besar dan rumit. Terakhir yang saya dengar, gim ini masih belum sepenuhnya rampung. Artinya, orang-orang masih menyelesaikan berbagai hal, masih memfinalisasi level dan misi, serta melihat apa saja yang akan masuk ke dalam gim.”
Prioritas Kualitas dan Dampak Finansial
Meskipun belum bisa memastikan tanggal rilis November 2026 dengan 100% keyakinan, Schreier menilai tanggal tersebut lebih realistis dibandingkan perkiraan sebelumnya pada musim gugur 2025 atau Mei 2026. Menurut Mureks, penerbit GTA 6, Take-Two Interactive, sangat memperhatikan harga sahamnya yang sangat bergantung pada kesuksesan gim ini, terutama menjelang akhir tahun fiskal Maret 2027.
Namun, Schreier menegaskan bahwa kualitas gim tetap menjadi prioritas utama Take-Two. “Dengan gim seperti ini, taruhannya sangat tinggi, bukan?” ujarnya. “Mereka benar-benar tidak bisa berkompromi dengan kualitas di bawah kesempurnaan untuk rilis ini karena begitu banyak yang dipertaruhkan. Seluruh saham Take-Two hidup atau mati karena gim ini. Setiap kali gim ini tertunda, saham mereka anjlok 10%.”
“It’s not something that they will release in any sort of compromised state. So if it comes to, even if it comes to October, and they’re like, you know, the game is not 100% ready, I suspect they would rather slip than release it,” pungkas Schreier.
Pernyataan ini mengindikasikan komitmen kuat Rockstar dan Take-Two untuk memastikan GTA 6 memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar dan investor, bahkan jika itu berarti harus menunda peluncuran demi kualitas terbaik.




