Inter Milan berhasil meraih kemenangan penting 2-0 atas Parma dalam laga pekan ke-19 Serie A 2025/2026 yang digelar di Stadion Ennio Tardini pada Kamis, 8 Januari 2026 dini hari WIB. Kemenangan ini terasa spesial bagi pelatih Inter, Cristian Chivu, yang kembali ke markas klub yang ia tangani musim lalu.
Inter Efektif Meski Rotasi Skuad
Meski melakukan rotasi skuad demi menjaga kebugaran jelang duel penentuan Scudetto, Inter tetap tampil efektif. Sejumlah pilar seperti Denzel Dumfries, Davide Frattesi, dan Matteo Darmian tidak disertakan dalam lawatan ini, namun struktur permainan Nerazzurri tetap terjaga solid.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Parma, yang kehilangan beberapa pilar seperti Adrian Benedyczak dan Zion Suzuki, tampil berani di hadapan pendukungnya. Kiper Edoardo Corvi bahkan melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-14, menepis tembakan Yann Bisseck dengan ujung jari ke mistar gawang.
Peluang silih berganti tercipta di babak pertama. Lautaro Martinez dan Francesco Pio Esposito nyaris membuka skor melalui sundulan, namun bola masih melayang tipis di atas gawang. Tim tuan rumah juga hampir unggul ketika Jakob Ondrejka melepaskan voli akrobatik dari umpan Emanuele Valeri, namun bola hanya membentur tiang jauh.
Dimarco Pecah Kebuntuan, VAR Sahkan Gol
Inter akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-42 melalui aksi Federico Dimarco. Dari sudut sempit, Dimarco berhasil mengoyak jala gawang Parma. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, namun tinjauan VAR memastikan posisi sah dari assist yang diberikan oleh Pio Esposito.
Drama VAR Warnai Babak Kedua
Memasuki babak kedua, tekanan Inter berlanjut dengan tempo yang terkontrol. Henrikh Mkhitaryan dan Petar Sucic mendapatkan peluang, namun penyelesaian akhir mereka belum mampu mengubah skor. Parma juga mencoba membalas melalui situasi bola mati, dengan sundulan Enrico Delprato hasil tendangan bebas Lautaro Valenti yang masih melebar.
Drama terjadi di masa tambahan waktu. Inter sempat menggandakan keunggulan melalui Ange-Yoan Bonny, namun gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan adanya handball yang dilakukan Marcus Thuram dalam proses serangan.
Tidak lama setelah keputusan VAR, Inter kembali menemukan gol. Marcus Thuram berhasil memanfaatkan bola panjang, melewati penjaganya, lalu menaklukkan Corvi untuk memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tamu. Mureks mencatat bahwa kemenangan ini membawa Inter unggul empat poin di puncak klasemen Serie A, mempertegas langkah mereka dalam perburuan gelar.
Laga Parma vs Inter ini menjadi panggung simbolis bagi Cristian Chivu, yang berhasil menaklukkan mantan klubnya dan membawa Nerazzurri semakin melesat di puncak klasemen.
Referensi penulisan: www.bola.net






