Insinyur di Finlandia berhasil mengembangkan teknologi inovatif yang memungkinkan pengiriman listrik melalui udara tanpa kabel atau kontak fisik. Terobosan ini, yang disebut-sebut mirip dengan cara kerja Wi-Fi dalam mentransfer data, berpotensi mengubah lanskap energi global. Menurut laporan Tech Times pada Senin, 5 Januari 2026, sistem ini memanfaatkan medan elektromagnetik atau frekuensi radio yang dikendalikan secara presisi untuk mentransfer energi listrik langsung ke perangkat elektronik.
Energi listrik dipancarkan dari sumber khusus dan ditangkap oleh perangkat yang dilengkapi modul penerima. Selama berada dalam jangkauan medan energi, perangkat dapat menerima dan menggunakan listrik tanpa kabel atau baterai besar. Teknologi ini berbeda signifikan dari pengisian daya nirkabel konvensional yang memerlukan perangkat menempel pada pad pengisian. Inovasi Finlandia ini memungkinkan transfer energi melalui udara dengan jarak transmisi yang lebih fleksibel, meski masih dalam skala terbatas.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Saat ini, pengembangan teknologi ini difokuskan pada perangkat berdaya rendah. Prioritas penggunaannya mencakup sensor pintar, perangkat Internet of Things (IoT), serta gawai kecil yang membutuhkan suplai energi stabil. Dengan sistem ini, perangkat tersebut dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa perlu sering mengganti baterai atau terhubung ke sumber listrik konvensional.
Dampak Lingkungan dan Kemudahan Desain
Jika dikembangkan lebih lanjut, teknologi pengiriman listrik tanpa kabel ini diproyeksikan memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan. Salah satu manfaat utamanya adalah potensi pengurangan limbah elektronik, terutama limbah baterai yang menjadi isu global. Perangkat kecil yang sebelumnya mengandalkan baterai sekali pakai dapat didesain ulang untuk sepenuhnya bergantung pada suplai energi nirkabel, menjadikannya lebih ramah lingkungan dan efisien.
Selain itu, inovasi ini juga menawarkan kemudahan dalam desain dan penggunaan. Rumah pintar, kantor modern, dan fasilitas industri dapat memanfaatkan sistem listrik nirkabel untuk menyalakan sensor, perangkat pemantau, serta alat otomatisasi tanpa instalasi kabel yang rumit. Ini membuka peluang perancangan ruang yang lebih ringkas, bersih, dan fleksibel.
Potensi penerapannya sangat luas. Teknologi transfer listrik tanpa kabel dinilai cocok untuk lokasi yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional, seperti daerah terpencil atau area industri. Di sektor kesehatan, teknologi ini bahkan berpotensi dimanfaatkan untuk perangkat medis implan, menghilangkan kebutuhan penggantian baterai internal melalui prosedur tambahan.
Tantangan dan Prospek Masa Depan
Meskipun demikian, para peneliti menegaskan bahwa teknologi ini belum siap untuk penggunaan massal, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga atau skala kota. Sejumlah tantangan besar masih harus diatasi sebelum sistem ini dapat diterapkan secara luas. Mureks mencatat bahwa efisiensi energi menjadi salah satu hambatan utama; saat ini, sebagian energi masih hilang selama proses transmisi, terutama pada jarak yang lebih jauh antara pemancar dan penerima.
Selain efisiensi, jangkauan transmisi juga menjadi fokus pengembangan. Para insinyur berupaya memperluas area cakupan medan energi agar dapat melayani lebih banyak perangkat secara simultan. Menurut pantauan Mureks, aspek keamanan dan regulasi juga menjadi perhatian krusial. Penggunaan medan elektromagnetik harus dipastikan aman bagi manusia, hewan, dan tidak mengganggu perangkat elektronik lain di sekitarnya.
Para pengembang optimistis bahwa dengan riset lanjutan dan dukungan regulasi yang tepat, teknologi ini dapat menjadi bagian dari ekosistem energi masa depan. Dalam beberapa tahun ke depan, pengiriman listrik tanpa kabel berpotensi melengkapi sistem kelistrikan konvensional, khususnya untuk perangkat berdaya rendah dan aplikasi khusus. Terobosan dari Finlandia ini menggarisbawahi bahwa inovasi di sektor energi terus berkembang seiring kebutuhan masyarakat modern akan solusi yang lebih praktis, efisien, dan berkelanjutan. Meskipun masih dalam tahap awal, teknologi listrik nirkabel melalui udara merupakan langkah penting menuju masa depan di mana perangkat elektronik dapat beroperasi tanpa ketergantungan pada kabel dan baterai konvensional.






