Keuangan

IHSG Menguat Tipis ke 8.936, Sektor Konsumer Siklis Jadi Penopang Utama Perdagangan Jumat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (9/1/2026) dengan penguatan tipis. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini naik 11,28 poin atau 0,13 persen, mengakhiri sesi di level 8.936,75.

Pergerakan IHSG terpantau fluktuatif sepanjang hari. Indeks dibuka di posisi 8.969,15 dan sempat menyentuh level tertinggi 8.981,02. Namun, tekanan jual sempat membawa IHSG ke level terendah 8.908,17 sebelum akhirnya kembali ke zona hijau menjelang penutupan.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup ramai. Tercatat total volume transaksi mencapai 55,73 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 27,02 triliun, serta frekuensi perdagangan sebanyak 3,43 juta kali. Kapitalisasi pasar BEI sendiri menyentuh angka Rp 16.330,88 triliun.

Dalam ringkasan Mureks, sebanyak 359 saham berhasil menguat, sementara 318 saham melemah, dan 137 saham lainnya stagnan. Sektor konsumer siklis menjadi pendorong utama penguatan IHSG dengan lonjakan 3,30 persen. Sektor lain yang juga mencatatkan kenaikan signifikan adalah barang baku sebesar 2,38 persen dan properti serta real estat yang naik 2,39 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor mengalami koreksi. Sektor infrastruktur melemah 1,08 persen, diikuti oleh keuangan yang terkoreksi 1,07 persen, dan teknologi turun 0,43 persen. Sementara itu, sektor energi naik 0,99 persen, industri menguat tipis 0,12 persen, transportasi dan logistik naik 0,67 persen, kesehatan menguat 1,31 persen, dan konsumer non-siklis menguat 0,29 persen.

Pergerakan saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 menunjukkan variasi. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,93 persen ke Rp 8.125. Namun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 0,81 persen ke Rp 3.680, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 1,04 persen ke level Rp 4.760.

Dari sektor energi dan pertambangan, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melonjak 3,45 persen ke Rp 2.100. Penguatan lebih besar dicatatkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang naik 4,01 persen ke Rp 3.630. Sebaliknya, saham PT Astra International Tbk (ASII) terkoreksi 1,79 persen ke Rp 6.875.

Di sektor telekomunikasi, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melemah 2,27 persen ke level Rp 3.450. Untuk saham konsumer, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) bergerak stagnan di posisi Rp 2.620. Sementara itu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 0,38 persen ke Rp 6.600, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melemah 0,31 persen ke Rp 8.000. Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ditutup menguat 0,77 persen ke Rp 1.975.

Mureks