Indonesia Contest Exhibition (ICE) 2026 kembali menyambangi Palembang, Sumatera Selatan, sebagai bagian dari rangkaian ICE 2026 Tour Series. Kontes modifikasi otomotif berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Januari 2026, bertempat di PSCC dan Palembang Icon Mall. Kehadiran ICE di kota pempek ini menegaskan komitmen penyelenggara dalam mengangkat kualitas modifikasi otomotif nasional, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor industri kreatif di daerah.
Penggagas ICE, Cua Nugraha, menjelaskan bahwa Palembang dipilih karena memiliki ekosistem komunitas yang aktif serta potensi audiens yang besar. “Palembang memiliki komunitas otomotif dan kreatif yang kuat, ditunjang venue strategis seperti PSCC dan Palembang Icon Mall. Ini membuat ICE dapat menjangkau komunitas, pelaku industri, hingga masyarakat umum dengan konsep event yang terbuka dan inklusif,” ujarnya.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Sejak awal kelahirannya, ICE telah menjadi wadah penting untuk membawa kreativitas otomotif Indonesia ke level nasional. Namun, seiring perjalanannya, event ini telah berevolusi dari sekadar kontes otomotif menjadi festival kreatif dan lifestyle yang memadukan otomotif, hiburan, olahraga, seni, serta komunitas dalam satu rangkaian acara yang terkurasi dan profesional. Dalam ringkasan Mureks, transformasi ini menunjukkan adaptasi ICE terhadap dinamika minat masyarakat.
Berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya, ICE 2026 Palembang mengusung konsep multievent dan dual venue experience. Selain Indonesia Contest Exhibition sebagai program utama, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai aktivitas pendukung. Beberapa di antaranya adalah boxing exhibition, photography competition, meet and greet, hingga kehadiran figur publik dan bintang tamu.
Konsep ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih variatif dan relevan dengan gaya hidup generasi muda, sekaligus memperluas daya tarik ICE sebagai event nasional berbasis komunitas. Meski demikian, dalam pelaksanaannya, ICE tetap menjaga standar nasional melalui kurasi program yang ketat, profesionalitas penyelenggaraan, sistem penjurian, serta aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Cua Nugraha menambahkan, tantangan terbesar dalam mengintegrasikan berbagai jenis event ini. “Tantangan terbesar kami adalah mengintegrasikan berbagai jenis event dalam satu rangkaian besar tanpa mengurangi kualitas masing-masing. Karena itu, manajemen waktu, venue, dan koordinasi lintas komunitas menjadi prioritas utama,” tegasnya.
ICE 2026 Palembang diharapkan dapat menjadi platform kolaboratif yang memperkuat ekosistem otomotif dan industri kreatif lokal. Lebih jauh, ajang ini juga diharapkan mampu membuka peluang bagi talenta daerah untuk tampil dan berkembang di tingkat nasional.






