Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, menyatakan belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya sepanjang tahun pertama kepemimpinannya. Dijuluki ‘Naga Api’, Herry IP kini menetapkan tiga turnamen besar sebagai target utama timnya pada musim kompetisi 2026, dengan Kejuaraan Dunia menjadi salah satu prioritas tertinggi.
Herry IP resmi bergabung dengan Badminton Association of Malaysia (BAM) pada Februari 2025. Sejak kedatangannya, ia telah membimbing pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik serta Man Wei Chong/Tee Kai Wun meraih beberapa gelar internasional. Namun, pencapaian tersebut dinilai Herry IP masih belum maksimal, mengingat potensi besar yang dimiliki para pemainnya.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Tiga Turnamen Besar Jadi Bidikan Utama
Untuk tahun 2026, Herry IP telah menggarisbawahi tiga ajang bergengsi yang wajib menjadi fokus utama tim ganda putra Malaysia. Ketiga turnamen tersebut adalah All England yang dijadwalkan pada 3–8 Maret 2026, Kejuaraan Dunia pada 17–23 Agustus 2026, dan Asian Games yang akan berlangsung pada 19 September–4 Oktober 2026.
“Kejuaraan Dunia adalah salah satu target utama saya karena kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan di 2025. Fokus saya di Kejuaraan Dunia, Asian Games, dan juga All England,” tegas Herry IP, seperti dikutip dari News Straits Times.
Skuad Ganda Putra Malaysia Tetap ‘On Track’
Meskipun mengakui adanya beberapa kegagalan dalam pencapaian, Herry IP optimistis bahwa perkembangan tim ganda putra Malaysia masih berada di jalur yang tepat. Pengalaman panjangnya dalam melatih ganda putra Indonesia menjadi modal berharga untuk membimbing skuad Malaysia meraih prestasi puncak.
“Ya, saya rasa masih di jalur yang tepat. Tapi, ada beberapa juga yang gagal, tidak dapat hasil di Kejuaraan Dunia itu salah satu kegagalan. Jadi, kami selalu belajar serta evaluasi mana-mana saja yang gagal,” jelas Herry IP.
Evaluasi Pencapaian di Bawah Herry IP pada 2025
Pada awal tahun 2025, tim ganda putra Malaysia memang berhasil mengoleksi beberapa gelar internasional. Namun, mereka gagal menembus babak perempat final di dua turnamen besar, yakni Kejuaraan Dunia Paris dan All England. Ini menjadi catatan penting bagi Herry IP dalam menyusun strategi ke depan.
Mureks mencatat bahwa pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik sukses meraih tiga gelar bergengsi, meliputi Badminton Asia Championships, Thailand Open, dan Singapore Open. Sementara itu, Man Wei Chong/Tee Kai Wun turut menyumbangkan trofi dari Malaysia Masters dan Indonesia Masters.






