Harbor Osmosis Emerging Markets Resource Efficient ETF (EFFE) mencatatkan kinerja di bawah indeks acuannya, MSCI Emerging Markets Index, sepanjang kuartal ketiga tahun 2025. Dana investasi yang berfokus pada pasar berkembang ini hanya membukukan pengembalian sebesar 5,67% berdasarkan nilai aset bersih (NAV).
Angka tersebut jauh di bawah kinerja indeks MSCI Emerging Markets yang berhasil meraih pengembalian 10,64% pada periode yang sama. Mureks mencatat bahwa selisih kinerja ini menunjukkan tantangan yang dihadapi EFFE dalam melampaui pasar secara keseluruhan.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Faktor Penyebab Kinerja di Bawah Benchmark
Menurut laporan dari Harbor Capital Advisors, salah satu faktor utama yang menyebabkan kinerja EFFE di bawah benchmark adalah eksposur yang lebih rendah (underweight exposure) terhadap saham-saham raksasa seperti TSMC dan Alibaba. Kedua saham ini diketahui memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembalian indeks acuan.
Keputusan untuk mengurangi porsi investasi pada perusahaan-perusahaan tersebut berdampak negatif pada hasil keseluruhan ETF selama kuartal ketiga 2025.
Pembelian Terbesar dalam Portofolio
Di sisi lain, EFFE melakukan beberapa pembelian signifikan dalam portofolionya. Tiga pembelian terbesar yang dilakukan oleh ETF ini meliputi:
- LG Electronics (sektor Consumer Discretionary)
- Meituan (sektor Consumer Discretionary)
- Bharti Airtel (sektor Communication Services)
Pembelian ini menunjukkan strategi EFFE dalam menargetkan sektor-sektor tertentu di pasar berkembang.
Divergensi Kebijakan Iklim dan Volatilitas Pasar
Dalam tinjauan pasar yang disampaikan oleh Osmosis Investment Management, terdapat sorotan terhadap dinamika kebijakan global. “On the policy front, divergence between the U.S. and Europe on climate action grew increasingly evident,” demikian kutipan dari Osmosis Investment Management.
Kuartal ketiga tahun 2025 sendiri ditandai dengan volatilitas pasar yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi pasar yang relatif stabil ini menjadi latar belakang pergerakan kinerja berbagai instrumen investasi, termasuk EFFE.
Laporan ini disusun oleh Harbor Capital Advisors, manajer aset yang berfokus pada kurasi ETF aktif terpilih yang diyakini memiliki potensi untuk menghasilkan pengembalian yang menarik dan disesuaikan dengan risiko dalam portofolio.






