Tren

Hangatkan Hati di Musim Dingin: 3 Film Komedi Romantis Pilihan yang Wajib Ditonton di Prime Video

Musim bersantai telah tiba, sebuah periode istimewa di mana menghabiskan waktu di sofa bukan hanya ditoleransi, melainkan sangat dianjurkan. Di tengah cuaca dingin atau sekadar mencari hiburan yang menenangkan, film komedi romantis (rom-com) kerap menjadi jawaban. Genre ini menawarkan kisah-kisah manis dan ceria yang mampu menghangatkan hati, lengkap dengan pertemuan tak terduga yang berkesan, montase yang memukau, soundtrack yang apik, dan tentu saja, akhir yang bahagia.

Sebagai salah satu layanan streaming terbaik, Prime Video menyediakan beragam pilihan komedi romantis yang siap membuat Anda jatuh cinta. Baik Anda penggemar berat film klasik Hugh Grant dari era 90-an atau ingin menjelajahi karya-karya terbaru yang diakui kritikus, platform ini memiliki semuanya.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Tiga Pilihan Rom-Com Penghangat Hati di Prime Video

Jika Anda mencari film-film yang menghadirkan kehangatan di tengah hari-hari yang mungkin terasa kelabu, berikut adalah tiga rekomendasi film komedi romantis yang menyentuh hati, lucu, dan nyaman untuk ditonton di Prime Video:

1. The Big Sick (2017)

Meskipun ide salah satu pasangan romantis dalam film berada dalam kondisi koma akibat induksi medis mungkin terdengar kurang ‘nyaman’, romansa arahan Michael Showalter tahun 2017 ini diuntungkan oleh fakta bahwa penonton sudah mengetahui adanya akhir yang bahagia. Skenario yang dinominasikan Oscar ini didasarkan pada kisah nyata antara bintang Kumail Nanjiani dan istrinya, Emily V. Gordon, yang juga seorang penulis (Zoe Kazan memerankan versi fiksi Emily dalam film).

Seperti Nanjiani, karakternya adalah seorang komedian kelahiran Pakistan yang jatuh cinta pada seorang mahasiswa pascasarjana. Namun, sang kekasih tiba-tiba menderita penyakit misterius, meninggalkan Nanjiani untuk menghadapi dinamika keluarga dan benturan budaya dengan orang tua kekasihnya, yang diperankan oleh Holly Hunter dan Ray Romano.

Dengan rating persetujuan 98% di Rotten Tomatoes, konsensus kritikus memuji film ini sebagai “funny, heartfelt, and intelligent” (lucu, menyentuh hati, dan cerdas). Film ini dinilai berhasil menggunakan “its appealing leads and cross-cultural themes to prove the standard romcom formula still has some fresh angles left to explore” (para pemeran utama yang menarik dan tema lintas budaya untuk membuktikan bahwa formula rom-com standar masih memiliki sudut pandang baru untuk dieksplorasi).

2. Definitely, Maybe (2008)

Di tengah era rom-com akhir 2000-an, Ryan Reynolds membintangi film Adam Brooks yang mengharukan ini sebagai Will Hayes, seorang ayah berusia tiga puluhan di Manhattan. Ia berusaha membantu putrinya, yang diperankan Abigail Breslin, memahami perceraiannya yang akan datang dengan menceritakan kisah hubungan romantis masa lalunya dan bagaimana ia akhirnya menikahi ibunya.

Dibuat dengan cerdik sebagai misteri romantis, film ini menampilkan trio aktris Isla Fisher, Rachel Weisz, dan Elizabeth Banks sebagai wanita-wanita di masa lalu Will, dengan kejutan tak terduga di akhir. A.O. Scott dari The New York Times menyebutnya “a nimble and winning little romance” (romansa kecil yang lincah dan memikat), sementara Dennis Harvey dari Variety memuji “charm” (pesona) dan “depth” (kedalamannya).

3. Four Weddings and a Funeral (1994)

Sebelum Notting Hill, sebelum Bridget Jones’s Diary, sebelum Love Actually, ada Four Weddings and a Funeral, film yang menjadikan Hugh Grant legenda rom-com. Dalam film klasik yang ditulis Richard Curtis pada tahun 1994 ini, aktor Inggris berambut ikal itu memerankan Charles, seorang bujangan London yang sedang menavigasi acara-acara sosial dan kekacauan romantis bersama lingkaran teman dekatnya, yang diperankan oleh Kristin Scott Thomas, Simon Callow, dan John Hannah, di antara lainnya.

Status lajang Charles berubah ketika ia bertemu Carrie, seorang wanita Amerika yang memikat yang diperankan oleh Andie MacDowell. Carrie terus muncul di berbagai pernikahan dan pemakaman, ditemani tunangannya yang lebih tua dan kaya, Hamish. Karena ini adalah komedi romantis, ini bukanlah spoiler besar, tetapi semuanya berakhir bahagia, dengan salah satu deklarasi cinta terbaik yang diguyur hujan dalam sejarah perfilman.

Dalam ringkasan Mureks, ketiga film ini menawarkan lebih dari sekadar tawa dan romansa; mereka menyajikan cerita yang relevan dan menghangatkan hati, cocok untuk menemani Anda di waktu luang. Selamat menonton!

Mureks