Olahraga

Gol Perdana Aditya dan Arlyansyah Bikin Pelatih Persija Mauricio Souza Terpingkal Haru

Dua pemain muda Persija Jakarta, Aditya Warman dan Arlyansyah Abdulmanan, menjadi sorotan utama usai laga kontra Persijap Jepara. Keduanya tak hanya sukses mencetak gol perdana bagi Macan Kemayoran, namun juga memicu reaksi campur aduk dari pelatih Mauricio Souza dalam sesi jumpa pers pasca-pertandingan.

Aditya Warman, yang membuka keunggulan Persija, menyampaikan dedikasi golnya dengan penuh emosi. “Yang pasti, gol ini saya persembahkan untuk keluarga di rumah dan almarhumah ibu saya,” ujar Aditya dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/1).

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Nada suaranya sempat tercekat saat menyebut ‘almarhumah’, dan matanya mulai berkaca-kaca, meski ia berusaha tegar. “Untuk The Jakmania,” lanjutnya, melengkapi dedikasi gol perdananya.

Gol Aditya menjadi salah satu penentu kemenangan 2-0 Persija atas Persijap dalam pertandingan pekan ke-16 Super League 2025/2026. Ini adalah gol pertama bagi Aditya bersama tim senior Persija.

Satu gol lainnya dicetak oleh Arlyansyah Abdulmanan. Pemain berusia 20 tahun ini bahkan dinobatkan sebagai man of the match setelah pertandingan. Kehadirannya di jumpa pers bersama Aditya pun menarik perhatian.

Saat ditanya mengenai dedikasi golnya, Arlyansyah, yang juga pernah membela Timnas Indonesia U-20, menjawab dengan terbata-bata. Kepolosan dan kegugupan Arlyansyah ini sontak membuat Mauricio Souza, pelatih Persija, tertawa terpingkal-pingkal.

Souza terlihat geli melihat mimik Arly yang begitu lugu dan polos di hadapan awak media. “Mungkin, gol tadi dipersembahkan untuk kedua orang tua saya, karena ayah saya yang memperkenalkan sepak bola kepada saya,” kata Arlyansyah, mencoba menjelaskan.

Menurut Mureks, keputusan Souza untuk mengajak kedua pemain muda ini ke jumpa pers memang disengaja. Tujuannya agar mereka terbiasa berinteraksi dengan media, dan momentum setelah mencetak gol perdana dianggap sangat tepat untuk pengalaman tersebut.

Mureks