Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Geely Auto, mengumumkan target penjualan global yang ambisius sebesar 3,45 juta unit kendaraan untuk tahun 2026. Angka ini diproyeksikan tumbuh sekitar 14% setelah perusahaan menutup tahun 2025 dengan kinerja yang sangat gemilang, mencatat pertumbuhan penjualan hampir 40%.
Kinerja Gemilang Geely Auto Sepanjang 2025
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis, Geely Auto berhasil menjual sebanyak 3.024.600 unit kendaraan sepanjang tahun 2025. Realisasi ini melambung 39% dibandingkan penjualan tahun 2024, didorong oleh performa luar biasa dari segmen kendaraan energi baru (NEV). Penjualan NEV nyaris berlipat ganda, meroket 90% menjadi 1.687.800 unit.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Merek utama Geely Brand menyumbang 2.449.900 unit dari total penjualan, dengan lini andalan China Star berhasil menembus target “juta unit” setelah terjual 1.214.100 unit. Namun, bintang paling cemerlang berasal dari lini Geely Galaxy, merek khusus NEV, yang mencatatkan penjualan tahunan 1.235.800 unit, tumbuh fantastis 150%.
Lebih mengesankan lagi, Geely Galaxy hanya membutuhkan waktu 29 bulan sejak peluncuran untuk mencapai penjualan kumulatif satu juta unit, memecahkan rekor sebagai merek NEV tercepat yang meraih prestasi tersebut. Sementara itu, merek premium Lynk & Co tumbuh 23% menjadi 350.500 unit, dengan varian NEV-nya naik 36%. Merek elektrik murni Zeekr juga menutup tahun dengan kuat, mencatat rekor pengiriman bulanan 30.300 unit di Desember dan total 224.100 unit sepanjang tahun 2025. Ekspansi global Geely juga tak terbendung, dengan ekspor ke pasar luar negeri mencapai 420.100 unit, memenuhi target tahunan perusahaan.
Proyeksi Agresif untuk Tahun 2026
Dengan momentum positif tersebut, Geely Auto memasang target penjualan 3,45 juta unit untuk tahun 2026. Peta jalan per merek telah disiapkan, yaitu Geely Brand ditargetkan menjual 2,75 juta unit, Lynk & Co 400.000 unit, dan Zeekr 300.000 unit.
Komitmen pada elektrifikasi semakin ditegaskan. Perusahaan menargetkan penjualan NEV pada 2026 mencapai 2,22 juta unit, melonjak 32% dari realisasi 2025. Mureks mencatat bahwa ambisi ini mempertegas posisi Geely sebagai pemain utama dalam perlombaan transisi energi global, sekaligus tantangan serius bagi pemimpin pasar seperti BYD.






