Las Vegas, Amerika Serikat – Garmin, produsen teknologi terkemuka, memperkenalkan konsep sistem kendaraan generasi terbarunya yang disebut “Unified Cabin” pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Konsep ini menyoroti integrasi inovatif Meta Neural Band sebagai metode input baru untuk mengendalikan fitur-fitur dalam mobil, menawarkan pengalaman interaksi yang berbeda bagi pengemudi dan penumpang.
Meta Neural Band, yang sebelumnya dikenal sebagai pengontrol pendamping untuk kacamata Meta Ray-Ban Display, diproyeksikan dapat dijual terpisah di masa depan dan kompatibel dengan berbagai perangkat keras lainnya. Dalam demonstrasi Garmin, perangkat ini menunjukkan potensi besar untuk mengubah cara pengguna berinteraksi dengan sistem infotainment kendaraan.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pengalaman Langsung dengan Kontrol Gerakan
Jacob Krol, jurnalis teknologi yang hadir di CES 2026, berkesempatan mencoba langsung Meta Neural Band dalam mobil demo Garmin. Meskipun mobil tersebut tidak dapat bergerak dan hanya berupa kerangka empat kursi, Krol berhasil mengendalikan versi elektronik mobil di layar utama, termasuk memutar objek dan melakukan gestur cubit untuk memperbesar atau memperkecil tampilan. “Ini dasar, tapi sebagian besar merupakan pembuktian bagaimana berbagai jenis input ini bisa berguna di dalam mobil,” ujarnya.
Konsep Unified Cabin dari Garmin ini dirancang sebagai interior kendaraan masa depan yang jauh lebih cerdas. Kemampuan menggunakan Neural Band merupakan hasil kolaborasi antara Garmin dan Meta, yang bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi ini dalam kendaraan.
Neural Band: Alternatif Input di Android Auto
Ide utama di balik integrasi ini adalah menyediakan alternatif input dalam sistem seperti Android Auto. Alih-alih mengucapkan “Hey Google” atau menggesek dengan jari, pengguna dapat memanfaatkan gestur tanpa perlu mengulurkan tangan. Dalam demo, Krol yang duduk di kursi penumpang, mampu mengendalikan layar hanya dengan tangan di atas pangkuannya, melakukan gestur untuk menggeser antarmuka dan berinteraksi dengan berbagai elemen input.
Cara kerja Meta Neural Band cukup cerdik. Perangkat ini mampu membaca gestur dan gerakan jari melalui sinyal listrik dari pergelangan tangan, serta memberikan umpan balik haptik yang halus. Menurut pantauan Mureks, inovasi ini membuka peluang baru untuk interaksi yang lebih intuitif dan minim gangguan di dalam kabin kendaraan.
Integrasi Ultra-Wideband untuk Personalisasi
Selain Neural Band, konsep Unified Cabin juga menyoroti kemampuan teknologi Ultra-Wideband (UWB). UWB berpotensi digunakan di kendaraan masa depan untuk mendeteksi posisi kunci digital – baik itu fob, ponsel, atau bahkan Meta Neural Band di kemudian hari. Teknologi ini dapat menyambut pengguna dengan pencahayaan saat mendekat, serta memberikan akurasi lebih tinggi untuk pengaturan di dalam kendaraan. Misalnya, jika ada dua orang dengan kunci digital, UWB dapat lebih presisi dalam mengatur gaya kursi yang tepat untuk pengemudi yang sebenarnya.
Meskipun ini masih berupa konsep, inovasi ini menunjukkan bahwa para pengembang teknologi kendaraan terus mencari metode input masa depan. Meta Neural Band, yang suatu hari nanti bisa dijual terpisah, berpotensi menjadi kunci pintar untuk mobil cerdas di masa depan.






