Dunia periferal gaming kembali diwarnai inovasi menarik dengan kehadiran GameSir Swift Drive, sebuah kontroler hibrida yang menjanjikan pengalaman balap virtual lebih imersif. Produk yang masih dalam nama proyek ini mengingatkan pada JogCon PlayStation 1 yang ikonik pada tahun 1998, namun dengan sentuhan teknologi modern yang jauh lebih canggih.
Di tengah dominasi desain kontroler konvensional seperti DualSense atau Joy-Con, GameSir berani mengambil jalur berbeda. Mereka menanamkan DNA balap sejati langsung ke dalam sebuah kontroler genggam yang tetap terlihat stylish namun sangat fungsional, seperti dilaporkan Engadget pada Jumat (8/1/2026).
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Daya tarik utama GameSir Swift Drive terletak pada roda kemudi kompak yang tersemat di bagian tengah bodi kontroler. Fitur ini tidak sekadar stik analog biasa, melainkan dibekali teknologi force feedback yang umumnya hanya ditemukan pada perangkat setir balap berukuran penuh yang harganya jauh lebih mahal. Keajaiban teknis ini didukung oleh encoder Hall Effect berpresisi tinggi, memastikan setiap input kemudi terasa sangat akurat dan responsif, memberikan kontrol penuh kepada pemain saat melibas tikungan tajam di lintasan balap virtual.
Fleksibilitas menjadi kunci utama bagi para pemain yang menginginkan kustomisasi mendalam. Jarak putaran kemudi ini dapat diatur mulai dari 30 hingga 1080 derajat. Meski pilihannya luas, sensasi maksimal justru terasa saat menggunakan jarak derajat yang tinggi untuk merasakan esensi utama dari kontroler inovatif ini.
Tidak hanya itu, GameSir juga menanamkan sensor Hall Effect pada joystick dan tombol standar lainnya untuk durasi pakai yang lebih lama. Setiap pelatuk atau trigger dilengkapi motor haptik mandiri yang mampu menyuarakan getaran ban selip hingga kerasnya injakan rem secara realistis. Pengalaman visual pun turut diperhatikan melalui barisan lampu RGB di bagian atas yang berfungsi sebagai indikator RPM, layaknya dasbor mobil sport asli.
Saat diuji coba langsung di ajang CES, kontroler ini mampu memberikan kesan yang sangat memuaskan. Bahkan, saat digunakan untuk mengendalikan kendaraan berat seperti truk di medan yang sulit, kekuatan force feedback-nya terasa sangat bertenaga dan presisi di bawah jempol pemain, lengkap dengan mekanisme pengatur otomatis saat terjadi oversteer.
Meskipun mengusung banyak teknologi motorik yang memakan daya, daya tahan baterainya diklaim tetap mumpuni untuk sesi maraton gaming selama 20 hingga 30 jam. Catatan Mureks menunjukkan, langkah berani GameSir ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi para penggemar genre balap yang menginginkan kepraktisan tanpa mengorbankan imersi.
Meskipun hingga saat ini pihak internal produsen belum membocorkan label harga resminya, Swift Drive dijadwalkan akan segera meluncur ke pasaran pada akhir tahun 2026. Bagi pengguna yang mencari alternatif perangkat kontrol yang segar dan jauh dari kata membosankan, kontroler hibrida ini jelas merupakan salah satu periferal yang paling layak untuk dinantikan kehadirannya.






