Presenter Fitri Tropica membagikan pengalaman spiritual yang mengharukan saat menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci pada akhir tahun 2025 hingga awal 2026. Momen tak terduga terjadi ketika ia bersama putrinya, Sada, mendapat kesempatan istimewa untuk memasuki Raudah di Masjid Nabawi.
Fitri Tropica, yang akrab disapa Fitrop, dijadwalkan mengunjungi Raudah pada 31 Desember 2025. Dengan pengalaman sebelumnya, ia dan putrinya telah mempersiapkan diri untuk menghadapi antrean panjang, cuaca dingin, angin, serta keramaian puncak musim ibadah.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
“Dengan pengalaman sebelumnya, aku dan Sada sudah siap mental dan fisik: antre panjang, dingin, angin, dan peak season yang sangat crowded,” cerita Fitri Tropica melalui akun Instagram pribadinya, seperti pantauan Mureks pada Sabtu (3/1/2026).
Ibu dua anak ini sempat merasa berkecil hati setelah melihat rombongan lain gagal masuk dan rombongannya sendiri diminta kembali ke area tunggu.
Namun, setelah menunaikan salat tahiyatul masjid, sebuah kejadian mengejutkan terjadi. Tangan putri kecilnya, Sada, tiba-tiba digandeng oleh seorang askar atau penjaga masjid.
“Askar menghampiri, menggenggam tangan Sada, dan mengawal kami masuk tanpa antre, tanpa berdesakan. Bahkan ditanya ingin salat di dekat makam atau mimbar,” tutur Fitri Tropica.
“Ya Allah apa ini? Kenapa kayak gini? Kita benar-benar dituntun, dikawal, diarahkan, dan disambut di Raudah tanpa berdesakan, tanpa diburu-buru, benar-benar tenang, masyaallah. Mimpi apa ini ya Rab?” sambungnya, mengungkapkan rasa tidak percayanya.
Dalam video yang diunggahnya, Sada yang dituntun askar juga terlihat disapa oleh askar lainnya. Fitri Tropica merasa sangat bersyukur atas ‘hadiah’ akhir tahun yang tak terduga ini.
“Allah mudahkan segalanya. Kami diizinkan shalat di shaf pertama, di taman surga. Tempat yang tahun lalu hanya bisa aku lihat dari barisan belakang, sambil berdoa: Ya Allah, izinkan aku salat di Raudah dengan jalan yang benar. Tanpa mengelabui askar, mendorong atau bahkan menyakiti orang lain,” ceritanya.
“Tahun ini Allah jawab dengan ketenangan. Tanpa teriakan, tanpa dorongan, tanpa berdesakan. Kami berdoa sepuasnya, memohon pada Allah dan syafaat Rasulullah. Sampai sekarang rasanya masih seperti mimpi,” tukas Fitri Tropica, yang mengakui matanya sembab saat keluar dari Raudah.






