Las Vegas, Mureks – Merek legendaris di industri amplifier, Fender, resmi memasuki pasar headphone premium dengan meluncurkan produk terbarunya, “Mix”, di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Headphone ini menjanjikan pengalaman audio resolusi tinggi (hi-res) dan daya tahan baterai yang luar biasa, siap menantang dominasi merek-merek besar seperti Bose dan Sony.
Fitur Audio Hi-Res dengan Dongle Nirkabel
Salah satu inovasi paling menarik dari headphone Mix adalah keberadaan dongle nirkabel kecil yang tersembunyi di earcup kanan. Dongle ini memungkinkan pengguna iPhone dan laptop untuk menikmati format dan codec audio hi-res seperti LDAC. Fitur serupa pernah terlihat pada Sennheiser HDB630, namun menurut Mureks, implementasinya pada Mix dengan harga di bawah 400 dolar AS menjadikannya nilai tambah yang signifikan.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kemampuan ini menjadi nilai jual utama, terutama jika headphone Mix mampu mengimbangi kualitas audio superior dari trek dengan bitrate tinggi.
Daya Tahan Baterai Fantastis
Aspek lain yang sangat menonjol dari Fender Mix adalah daya tahan baterainya. Fender mengklaim headphone ini mampu bertahan hingga 100 jam penggunaan dengan fitur Active Noise Cancellation (ANC) dimatikan, berdasarkan pengujian pada volume 50%. Apabila ANC diaktifkan, daya tahan baterai sedikit berkurang menjadi 52 jam, namun angka ini tetap sangat impresif.
Angka 52 jam bahkan jauh melampaui rata-rata model premium lain yang umumnya hanya menawarkan sekitar 30 jam. Daya tahan baterai yang superior ini menjadi cara efektif bagi Mix untuk menonjol di tengah persaingan ketat, terutama dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa kompetitor.
Fitur Lain dan Persaingan Pasar
Selain fitur unggulan tersebut, Fender Mix juga dilengkapi dengan ANC untuk meredam kebisingan sekitar dan audio spasial untuk pengalaman suara 360 derajat. Tersedia pula mode pasif dengan koneksi 3.5mm, yang berguna saat baterai habis.
Dengan banderol harga 299 dolar AS, Fender Mix diposisikan sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan produk sejenis dari Sony dan Bose. Namun, persaingan di segmen harga ini juga ketat, dengan kehadiran merek seperti Marshall yang telah sukses di pasar headphone.
Sayangnya, Fender hanya menyediakan “tas jinjing” (carry bag) alih-alih casing pelindung yang lebih kokoh. Hal ini menjadi catatan kecil mengingat harga headphone yang tidak murah. Tim redaksi Mureks menilai bahwa Fender, sebagai pendatang baru di ranah headphone, perlu menunjukkan keunggulan kompetitif yang kuat untuk memenangkan hati konsumen di pasar yang sangat kompetitif ini.






