Lagu “Wenggo-Wenggo” mendadak kembali menyita perhatian publik setelah dibawakan langsung oleh Fajar Sadboy di panggung Indonesian Idol Season 14 pada Desember 2025. Penampilan ini sukses membuat karya yang sebelumnya sempat ramai di media sosial itu kembali viral, terutama karena liriknya yang polos dan apa adanya.
Karya musik dari Fajar Labatjo, atau yang lebih dikenal dengan Fajar Sadboy, ini sebenarnya telah dirilis dalam dua versi. Versi solo yang dibawakan oleh Fajar sendiri diluncurkan pada 17 Januari 2024. Kemudian, disusul dengan versi duet bersama Widia Kalana yang dirilis pada 23 Februari 2024.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Fajar Labatjo, yang berasal dari Gorontalo, pertama kali dikenal publik karena ekspresi tangisnya yang viral, bukan karena ambisinya menjadi seorang artis. Mureks mencatat bahwa fenomena ini menunjukkan bagaimana kejujuran emosi dapat menarik perhatian luas, bahkan di luar jalur karier yang direncanakan.
Lirik Lagu Wenggo-Wenggo Fajar Sadboy
Yo I am Fajar Sadboy and Widia Kalana
Yo come on lets go beby muuuuaach
Kukira hari Minggu ternyata hari Rabu
Ku kira dia menunggu ternyata cari yang baru
Pusing, pusing tujuh keliling
Ikan hiu nabrak karang
I love you pacar orang
Odong-odong nabrak paku
Mau dong jadi pacar ku
Pusing, pusing tujuh keliling
Hidup yang kurasakan seperti ku tanpa tujuan
Ini bukan balapan tapi semua pelajaran
Walau semua beban ku kan tetap memaksakan
Aku bisa bedakan yang mana beat juga gertakan
Dan ku punya kaulah yang Tuhan ciptakan
Karena aku tau kita kan saling membutuhkan
Tuhan yang telah berikan dan kau yang ku temukan
Tak akan ku lepaskan karena kau membuat ku nyaman.
Wenggo-wenggo kukukukuk
Wenggo wenggo
Bye di setiap hari ku ingat nama mu walau
Engkau anggap semua cinta itu semu
Aku tak kan cemburu meski semua penipu
Yang membuat ku luluh ku kan tetap bersama mu.
Walau semua ini tak kan buat ku percaya
Jiwa raga ku diam karena ku tak punya daya.
Karena dari lubuk hati kau itu sang cahaya
Yang berikan semangat terus maju dan terus berkarya.
Wenggo-wenggo kukukukuk
Wenggo wenggo
Aku Fajar Labatjo asliku Gorontalo
Aku viral karena menangis
Bukan kepengen jadi artis
Aku memang tak manis tapi ku tak egois
Aku tidak romantis tapi banyak yang terhipnotis
Di jalanan ada lampu
Kerajaan ada ratu
Di kuburan ada hantu
Di hatiku ada kamu
Pusing, pusing tujuh keliling
Jika ada lampu jangan cari lilin
Jika ada aku kau jangan cari yang lain
Pusing, pusing tujuh keliling
Bye di setiap hari ku ingat nama mu walau
Engkau anggap semua cinta itu semu
Aku tak kan cemburu meski semua penipu
Yang membuat ku luluh ku akan tetap Bersama mu.
Walau semua ini tak kan buat ku percaya
Jiwa raga ku diam karena ku tak punya daya
Karena dari lubuk hati kau itu sang cahaya
Yang berikan semangat terus maju dan terus berkarya.
Wenggo-wenggo kukukukuk
Wenggo wenggo
Lebih dari sekadar lagu viral, “Wenggo-Wenggo” merupakan ekspresi personal anak muda yang menuangkan perasaannya lewat musik. Di balik penggalan lirik yang terdengar ringan, lagu ini menyampaikan kisah tentang cinta, kekecewaan, dan kerinduan yang seringkali sulit diungkapkan secara langsung.
Kesederhanaan kata-kata justru menjadi kekuatan utama lagu ini, karena mampu mewakili emosi yang kerap dirasakan banyak orang, terutama mereka yang pernah berjuang dalam hubungan yang tidak berjalan sesuai harapan.






