Pakar transfer sepak bola terkemuka, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa Chelsea berada di ambang penunjukan Liam Rosenior sebagai manajer baru mereka. Kabar ini muncul setelah kepergian Enzo Maresca, memicu spekulasi intens mengenai siapa yang akan menakhodai The Blues.
Melalui akun media sosial pribadinya, Fabrizio Romano secara tegas menyatakan: “Liam Rosenior akan segera menjadi pelatih kepala baru Chelsea minggu ini – Dikonfirmasi. Pembicaraan positif telah berlangsung selama 24 jam terakhir di London dan kesepakatan berada di tahap akhir.”
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Diskusi antara manajemen Chelsea dan Rosenior pada Senin dilaporkan berjalan sangat lancar. Setelah pertemuan tersebut, sang manajer telah kembali ke Prancis dan dijadwalkan akan mengadakan konferensi pers di Strasbourg pada Selasa pagi waktu setempat. Chelsea berambisi untuk merampungkan semua dokumen agar Rosenior dapat memimpin tim dalam pertandingan Piala FA melawan Charlton Athletic yang akan berlangsung akhir pekan ini.
Namun, ada satu detail krusial dalam kesepakatan ini yang melibatkan BlueCo, grup pemilik Chelsea dan Strasbourg. BlueCo ingin memastikan bahwa Strasbourg telah menemukan pengganti sebelum secara resmi mengumumkan kepindahan Rosenior ke Stamford Bridge. Saat ini, Strasbourg tengah gencar mencari manajer baru, dengan daftar kandidat yang mengerucut menjadi tiga nama. Salah satu kandidat terdepan yang menarik perhatian adalah mantan manajer Wolves dan Bournemouth, Gary O’Neil, yang berstatus bebas transfer sejak meninggalkan Wolves pada Desember 2024. Mureks mencatat bahwa kondisi ini menjadi penentu utama kecepatan pengumuman resmi.
Keraguan Jamie Carragher Terhadap Penunjukan Rosenior
Di tengah euforia penunjukan manajer baru, legenda Liverpool dan komentator Sky Sports, Jamie Carragher, menyuarakan keraguannya terhadap kemampuan Liam Rosenior dan mengkritik kebijakan perekrutan Chelsea. Carragher menyatakan pesimisme yang jelas mengenai prospek Rosenior di Stamford Bridge.
Menyusul pemecatan Enzo Maresca, Carragher menilai penunjukan Rosenior sebagai sebuah langkah mundur dalam standar seleksi Chelsea. Ia memuji kemampuan profesional Maresca, namun juga menyoroti beberapa kesalahan manajerial. “Saya adalah penggemar berat Enzo Maresca. Saat menghadapi manajer-manajer terbesar di Liga Inggris, ia telah membuktikan bahwa ia sama sekali tidak kalah,” ujar Carragher.
Namun, mantan bek timnas Inggris itu menekankan bahwa di klub dengan struktur kompleks dan banyak direktur olahraga seperti Chelsea, “pernyataan yang tidak pantas” dari Maresca serta ketidakhadirannya dalam konferensi pers saat hasil pertandingan menurun, membuat kepergiannya tak terhindarkan.
Carragher kemudian mengarahkan kritiknya kepada pemilik asal Amerika terkait manajemen klub selama tiga tahun terakhir. Ia membuat perbandingan tajam mengenai pergantian manajer di The Blues: “Mereka mewarisi Thomas Tuchel, seorang pemenang Liga Champions. Sekarang, tampaknya mereka akan memilih Liam Rosenior, yang pernah melatih Derby, Hull, dan Strasbourg.”
Meskipun mengakui ini adalah kesempatan besar bagi Rosenior, Carragher menegaskan bahwa profil pria berusia 41 tahun itu tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan di Stamford Bridge. Ia secara jujur mengatakan: “Para penggemar terbiasa dengan Mourinho, Hiddink, Conte – nama-nama besar yang datang dan memberikan dampak besar. Saya tidak melihat Rosenior melakukan hal itu.”
Hingga Rabu, 07 Januari 2026, Rosenior masih berada di London untuk wawancara terakhir pada hari Senin dan diperkirakan akan langsung diangkat oleh Chelsea jika tidak ada masalah lebih lanjut yang muncul.






