Penjualan minyak mentah dari Arab Saudi ke kawasan Asia Timur diperkirakan akan terus melampaui level normal. Prediksi ini muncul setelah eksportir minyak terbesar dunia itu memangkas harga untuk bulan ketiga berturut-turut, menyusul indikasi kelebihan pasokan di pasar global.
Diskon Harga Beruntun Dorong Ekspor
Kilang-kilang di Asia, khususnya di luar China seperti Jepang dan Korea Selatan, diperkirakan akan menerima setidaknya 9 juta barel lebih banyak dari volume biasanya untuk pengiriman Februari. Informasi ini disampaikan oleh para pedagang yang telah diinformasikan oleh Saudi Aramco, perusahaan minyak negara Arab Saudi. Para pedagang tersebut meminta identitasnya dirahasiakan karena tidak berwenang berbicara kepada publik.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Catatan Mureks menunjukkan, Saudi Aramco pekan ini kembali menurunkan harga minyak mentah yang ditujukan ke pasar Asia. Keputusan ini diambil setelah patokan harga minyak global mencatat penurunan tahunan terburuk sejak 2020, dipicu oleh kekhawatiran yang meningkat akan kelebihan pasokan di seluruh dunia.
Hingga berita ini diturunkan, Saudi Aramco belum menanggapi permintaan komentar terkait kebijakan harga dan volume ekspor tersebut.






