Teknologi

Duel Sengit di Kelas Menengah: Moto G57 Power Andalkan Baterai, POCO X7 5G Unggul Performa

Persaingan pasar smartphone kelas menengah semakin memanas di awal tahun 2026 dengan kehadiran dua jagoan baru: Moto G57 Power dan POCO X7 5G. Keduanya hadir di segmen harga yang relatif serupa, namun menawarkan filosofi desain dan performa yang kontras, memicu perdebatan di kalangan konsumen.

Desain dan Ketahanan: Fungsionalitas vs. Estetika Premium

Moto G57 Power menonjolkan aspek fungsionalitas dan ketahanan. Ponsel ini dibalut bodi dengan lapisan kulit sintetis ramah lingkungan yang tidak hanya nyaman digenggam, tetapi juga memberikan kesan kokoh. Sertifikasi IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air, serta kemampuan menahan jatuh hingga 1,2 meter, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan sehari-hari yang cukup intens. Namun, bobotnya terasa lebih berat, terutama karena dibekali baterai berkapasitas jumbo.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Berbeda halnya dengan POCO X7 5G yang mengusung pendekatan modern dan premium. Perangkat ini dilindungi Gorilla Glass Victus 2 di bagian depan dan belakang, serta memiliki sertifikasi IP68/IP69 yang menawarkan ketahanan air dan debu lebih superior. Desainnya yang lebih ramping dan ringan memberikan kesan elegan, cocok bagi pengguna yang mengutamakan gaya dan tampilan.

Layar: IPS LCD yang Terang atau AMOLED yang Imersif?

Sektor layar menjadi pembeda signifikan antara kedua perangkat ini. Moto G57 Power mengandalkan panel IPS LCD berukuran 6,72 inci dengan refresh rate 120Hz. Layar ini diklaim cukup terang untuk penggunaan di luar ruangan dan nyaman untuk aktivitas harian seperti browsing atau menonton video.

Di sisi lain, POCO X7 5G menawarkan pengalaman visual yang lebih memanjakan mata. Ponsel ini dibekali panel AMOLED 6,67 inci beresolusi tinggi, lengkap dengan dukungan Dolby Vision, HDR10+, serta tingkat kecerahan puncak yang sangat tinggi. Fitur-fitur ini menjadikan POCO X7 5G lebih unggul untuk menikmati konten multimedia, mulai dari film hingga game, dengan kualitas gambar yang imersif.

Performa: Efisiensi Daya atau Kekuatan Maksimal?

Untuk urusan performa, Moto G57 Power ditenagai chipset Snapdragon 6s Gen 4 yang dibangun dengan fabrikasi 4 nm. Prosesor ini dirancang untuk efisiensi daya dan stabilitas, menjadikannya ideal untuk multitasking ringan hingga menengah. Pengalaman penggunaan terasa halus, meskipun tidak ditujukan untuk menjalankan game berat dengan pengaturan grafis tinggi.

Sementara itu, POCO X7 5G tampil lebih agresif dengan Dimensity 7300 Ultra. Menurut Mureks, prosesor ini mampu menangani game berat, aplikasi editing, serta multitasking intens dengan lebih lancar dan responsif. Oleh karena itu, bagi pengguna yang aktif secara digital dan membutuhkan performa tinggi, POCO X7 5G menawarkan keunggulan yang lebih nyata.

Daya Tahan Baterai dan Pengisian: Jumbo atau Cepat?

Keunggulan utama Moto G57 Power terletak pada kapasitas baterainya yang masif, mencapai 7000 mAh. Kapasitas ini memungkinkan ponsel bertahan hingga dua hari pemakaian normal tanpa perlu sering mengisi daya. Meskipun kecepatan pengisian dayanya berada di kisaran 30–33W, daya tahan panjang tetap menjadi nilai jual utama yang diincar konsumen.

Sebaliknya, POCO X7 5G hadir dengan baterai berkapasitas lebih kecil, berkisar antara 5110 hingga 5500 mAh, tergantung pasar. Namun, POCO mengimbanginya dengan teknologi pengisian cepat 45W. Fitur ini memungkinkan pengisian daya yang jauh lebih singkat, menjadikannya lebih praktis bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan pengisian cepat di tengah kesibukan.

Kesimpulan: Pilih Sesuai Kebutuhan

Perbandingan antara Moto G57 Power dan POCO X7 5G menunjukkan bahwa kedua smartphone ini memiliki keunggulan masing-masing. Moto G57 Power unggul dalam daya tahan baterai dan ketahanan fisik, sementara POCO X7 5G memimpin dalam performa, kualitas layar, dan kecepatan pengisian daya. Konsumen diharapkan dapat memilih perangkat yang paling sesuai dengan prioritas dan gaya hidup mereka.

Mureks