Teknologi

OpenAI Buka Lowongan Kepala Kesiapan AI Bergaji Rp 8,6 Miliar, Sam Altman Peringatkan Tekanan Kerja Tinggi

OpenAI, perusahaan pengembang kecerdasan buatan terkemuka, membuka lowongan pekerjaan untuk posisi “Head of Preparedness” atau Kepala Kesiapan AI dengan tawaran gaji fantastis mencapai 555.000 dolar AS per tahun, atau setara sekitar Rp 8,6 miliar. Namun, CEO OpenAI Sam Altman telah memperingatkan bahwa peran ini akan sangat menuntut dan penuh tekanan.

Tanggung Jawab dan Risiko Tinggi

Posisi Kepala Kesiapan AI ini menjadi krusial seiring dengan perkembangan pesat alat dan model AI OpenAI serta munculnya berbagai risiko baru. Individu yang terpilih akan bertanggung jawab untuk memahami potensi penyalahgunaan model AI canggih, memimpin keputusan terkait keamanan, dan mengamankan sistem OpenAI untuk memitigasi risiko tersebut.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Altman dalam unggahannya menyebutkan bahwa tahun 2025 telah memberikan “pratinjau” tentang dampak model AI terhadap kesehatan mental. Pernyataan ini tampaknya merujuk pada sejumlah kasus kematian yang terkait dengan interaksi ChatGPT. Sebelumnya, OpenAI juga telah menarik pembaruan GPT-4o setelah mengakui bahwa pembaruan tersebut dapat memperkuat perilaku pengguna yang berbahaya.

“Kita memasuki dunia di mana kita membutuhkan pemahaman dan pengukuran yang lebih bernuansa tentang bagaimana kemampuan tersebut dapat disalahgunakan, dan bagaimana kita dapat membatasi kerugian tersebut baik dalam produk kita maupun di dunia, dengan cara yang memungkinkan kita semua menikmati manfaat luar biasa,” tulis Altman.

Tim Kecil Berdampak Besar dan Pergeseran Prioritas

Kepala Kesiapan AI yang baru akan memimpin tim yang “kecil [tetapi] berdampak tinggi” dan harus mematuhi kerangka kerja Kesiapan OpenAI. Mureks mencatat bahwa posisi ini sebelumnya pernah dipegang oleh Aleksander Madry, yang kemudian dialihkan oleh OpenAI. Setelah itu, Joaquin Quiñonero Candela sempat mengisi peran tersebut sebelum kini menjabat sebagai Kepala Perekrutan. Lilian Weng juga pernah menjabat sebagai Kepala Kesiapan.

Altman tidak menutupi tantangan yang akan dihadapi oleh kandidat terpilih. “Ini akan menjadi pekerjaan yang penuh tekanan dan Anda akan langsung terjun ke dalam masalah yang sangat mendalam,” Altman memperingatkan.

Perusahaan ini sebelumnya sempat dikritik oleh mantan karyawannya karena dianggap lebih memprioritaskan peluang komersial dan tujuan AGI (Artificial General Intelligence). Namun, dorongan terbaru Altman untuk posisi Kepala Kesiapan AI, ditambah dengan paket gaji yang menggiurkan, dapat menandai pergeseran penting dalam prioritas OpenAI menuju keamanan dan mitigasi risiko.

Mureks