JAKARTA – Dubai Departement of Economy and Tourism (DET) mengungkapkan bahwa wisatawan asal Indonesia memiliki preferensi khusus saat berkunjung ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Mereka cenderung melakukan perjalanan bersama keluarga, menjadikan Dubai sebagai destinasi favorit untuk liburan lintas generasi.
“Kami ingin setiap wisatawan Indonesia, dengan berbagai gaya perjalanan dan pilihan budget, merasa nyaman dan menikmati pengalaman yang menyenangkan selama berada di Dubai,” kata Shahab Shayan, Asia Pacific Region, International Operations at Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing (DCTCM) bagian dari DET, dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 07 Januari 2026.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pola Perjalanan Lintas Generasi Dominasi Wisatawan Indonesia
Shayan menjelaskan, pola perjalanan wisatawan Indonesia ke Dubai lebih mengarah pada konsep lintas generasi. Ini berarti anggota keluarga dari berbagai usia, mulai dari kakek-nenek hingga cucu, bepergian bersama untuk menciptakan kenangan. Durasi tinggal mereka pun cenderung cukup lama, termasuk para pensiunan yang datang untuk menikmati hasil tabungan mereka.
Mureks mencatat bahwa data terbaru dari DET menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang periode Januari hingga November 2025, Dubai berhasil menyambut 17,55 juta wisatawan internasional yang menginap. Angka ini meningkat lima persen secara tahunan, menandai rekor kunjungan berturut-turut.
Dari total tersebut, 1,6 juta wisatawan berasal dari kawasan Asia Timur Laut dan Asia Tenggara. Wisatawan Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu yang paling aktif berkunjung ke Dubai dari wilayah Asia.
Beragam Atraksi Penuhi Minat Keluarga
Melihat peluang besar ini, Dubai terus menghadirkan beragam pilihan atraksi yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai anggota keluarga. Mulai dari taman hiburan ramah keluarga, destinasi budaya, hingga wisata alam dan rekreasi, semuanya dirancang agar wisatawan dapat menghabiskan waktu berkualitas bersama.
Pilihan destinasi meliputi kawasan bersejarah seperti Al Fahidi dan Al Shindagha, petualangan di gurun pasir, wisata kuliner, hingga ruang budaya kontemporer. Wisatawan memiliki kebebasan untuk menjelajahi kota sesuai keinginan, menikmati momen bersama keluarga, sekaligus menyalurkan beragam hobi.
Salah satu rekomendasi yang patut dicoba adalah tur kuliner Old Dubai, yang bahkan dinobatkan sebagai salah satu pengalaman terbaik dunia 2026 versi Lonely Planet.
“Baik yang berkunjung bersama keluarga, pasangan, maupun dalam kelompok, kami berupaya menghadirkan pengalaman yang terasa nyaman, sambil menawarkan hal-hal baru untuk dijelajahi,” tambah Shayan.
Keamanan dan Fasilitas Ramah Muslim Jadi Daya Tarik Utama
Menurut Shayan, Dubai semakin menarik bagi wisatawan Indonesia karena beberapa faktor kunci. Keamanan yang terjamin, kedekatan budaya, berbagai pilihan yang memberikan nilai terbaik, fasilitas ramah Muslim, serta pengalaman liburan keluarga yang menyeluruh menjadi prioritas bagi mereka.
Pengembangan Dubai sebagai kota yang mampu memenuhi kebutuhan wisatawan dari berbagai kalangan dan preferensi ini sejalan dengan visi Dubai Economic Agenda (D33). Visi tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi Dubai sebagai salah satu kota terbaik di dunia untuk dikunjungi, dihuni, dan bekerja.
“Di sinilah inovasi, keamanan, dan keramahtamahan menyatu untuk menciptakan pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan,” pungkas Shayan.






