Tim nasional Maroko berhasil mengamankan satu tempat di babak semifinal Piala Afrika 2025 setelah menaklukkan Kamerun dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga perempat final yang berlangsung sengit. Bermain di hadapan pendukung sendiri, skuad berjuluk Atlas Lions tampil dominan sejak awal pertandingan, meredam agresivitas Indomitable Lions.
Aksi Gemilang Brahim Diaz Buka Keunggulan
Maroko tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan superioritasnya. Pada menit ke-26, gelandang serang Real Madrid, Brahim Diaz, menjadi pemecah kebuntuan. Diaz melakukan penetrasi individu brilian dari sisi kanan lapangan sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Kamerun, Andre Onana. Gol ini sekaligus memperpanjang catatan impresif Diaz sebagai motor serangan utama Maroko sepanjang turnamen.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi Berlanjut, Saibari Gandakan Keunggulan
Kamerun sempat berupaya membalas melalui skema bola mati, namun solidnya koordinasi lini belakang Maroko yang dikomandoi Achraf Hakimi membuat gawang Yassine Bounou tetap steril. Alih-alih menyamakan kedudukan, Kamerun justru kembali kebobolan pada menit ke-74. Ismael Saibari, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil memanfaatkan umpan tarik matang untuk menyarangkan bola ke gawang Onana, mengubah skor menjadi 2-0.
Statistik Pertandingan
Hingga peluit panjang dibunyikan, Kamerun gagal mencetak gol balasan. Catatan Mureks menunjukkan, Maroko memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan. Berikut adalah ringkasan statistik kunci:
| Kategori | Maroko | Kamerun |
|---|---|---|
| Skor | 2 | 0 |
| Pencetak Gol | B. Diaz (26′), I. Saibari (74′) | – |
| Total Tembakan | 14 | 6 |
| Penguasaan Bola | 61% | 39% |
Regragui: “Ini Kemenangan Kolektif”
Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, mengungkapkan kebanggaannya atas performa tim. “Kami bermain dengan hati di depan pendukung sendiri. Ini adalah kemenangan kolektif dan kami belum selesai,” tegas Regragui usai pertandingan.
Kemenangan ini membawa Maroko ke babak semifinal, di mana mereka akan menantang pemenang laga antara Senegal dan Mali. Dukungan publik tuan rumah diprediksi akan semakin masif di babak empat besar nanti, menambah motivasi Atlas Lions untuk meraih trofi di kandang sendiri.






