Sabtu, 03 Januari 2026, jagat sepak bola Liga Primer Inggris diguncang kabar mengejutkan. Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, secara mendadak menyatakan mundur dari jabatannya, hanya sehari menjelang laga krusial menghadapi tuan rumah Manchester City.
Keputusan Maresca ini menjadi sorotan, mengingat prestasinya yang tidak mengecewakan selama menukangi The Blues. Ia berhasil membawa Chelsea menjuarai Kejuaraan Antarklub Dunia dengan format baru FIFA, serta mengangkat trofi Liga Konferensi Eropa musim lalu.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Meskipun hasil di tiga pertandingan terakhir kurang memuaskan, Chelsea saat ini berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Primer. Posisi ini setidaknya masih membuka peluang bagi mereka untuk meraih tiket ke Liga Champions musim depan.
Dilema dan Konflik Prinsip
Pengunduran diri Maresca disebut-sebut terkait dengan tawaran untuk menggantikan posisi Josep Guardiola di Manchester City pada musim mendatang. Maresca sendiri bukan sosok asing bagi The Citizens, ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih Pep Guardiola pada musim 2022/2023.
Pembicaraan perpindahan dengan pihak Manchester City dilaporkan telah mencapai tahap final. Maresca diyakini akan melanjutkan kepemimpinan Guardiola yang mencari tantangan baru, menciptakan dilema jika ia masih memimpin Chelsea saat melawan mantan klubnya.
Namun, Mureks mencatat bahwa laporan dari The Guardian mengungkap adanya persoalan prinsip yang lebih dalam antara manajemen Chelsea dan Maresca. Konflik ini berpusat pada aturan manajemen untuk merotasi pemain guna menghindari cedera, sebuah langkah yang tidak dapat dipenuhi Maresca.
Maresca berpendapat bahwa kemenangan tim adalah prioritas, sehingga beberapa pemain andalan tidak mungkin dibangkucadangkan. Contohnya, Reece James, yang baru pulih dari cedera, tetap bermain penuh dalam tiga pertandingan terakhir sebagai jangkar tim.
Langkah ini dianggap membahayakan kesehatan pemain oleh tim medis Chelsea. Puncak kekesalan manajemen terjadi ketika kapten kesebelasan Enzo Fernandez harus istirahat karena cedera. Sebelumnya, Cole Palmer juga harus menjalani istirahat panjang, diikuti oleh pemain muda Estevao Willian dan Liam Delap.
The Show Must Go On: McFarlane Ambil Alih
Manajemen Chelsea tidak ingin berlarut dalam perdebatan dan segera mengambil tindakan. Mereka mulai menghubungi klub Prancis, Strasbourg, untuk kemungkinan mengontrak pelatih Liam Rosenior sebagai pengganti Maresca. Chelsea diketahui memiliki hubungan dekat dengan Strasbourg.
Strasbourg dilaporkan tidak keberatan melepas Rosenior, namun meminta waktu untuk mencari penggantinya, dengan Eric Ramsay dari Minnesota United sebagai salah satu kandidat. Sementara itu, pelatih Chelsea U-21, Calum McFarlane, mendapat tugas sementara untuk memimpin tim.
Tugas pertama McFarlane adalah memastikan para pemain tidak terganggu oleh urusan manajemen dan siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka saat menghadapi Manchester City. Dengan kembalinya Palmer dan Willian, Chelsea memiliki daya gedor yang patut diwaspadai.
Moises Caicedo juga diharapkan menjadi motor di lini tengah, memaksa gelandang The Citizens bekerja keras. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Chelsea di tengah badai internal.
Arsenal Kokoh di Puncak, Man City Terganjal
Di sisi lain Liga Primer, putaran pertama telah berakhir dengan Arsenal mengukuhkan diri sebagai ‘juara paruh musim’. The Gunners berhasil mematahkan rekor tak terkalahkan Aston Villa dengan kemenangan telak 4-1 di Stadion Emirates, unggul empat poin dari Manchester City.
The Citizens sendiri gagal menempel ketat Arsenal setelah ditahan imbang Sunderland 0-0 pada pertandingan ke-19. Pertanyaan besar kini adalah apakah Arsenal mampu mematahkan kutukan sebagai ‘spesialis runners-up‘ yang kerap menghantui mereka.
Pelatih Mikel Arteta dan timnya harus belajar dari kesalahan masa lalu, fokus pada setiap pertandingan, dan tidak kehilangan poin dari klub-klub ‘kuda hitam’. Kualitas skuad Arsenal saat ini dinilai sangat lengkap, bahkan dengan cedera kapten Martin Odegaard, mereka memiliki Eberechi Eze sebagai pengganti yang mumpuni.
Gabriel Mahalgaes dan Gabriel Jesus, yang sempat cedera panjang, juga telah kembali bermain dan menyumbangkan gol saat mengempaskan Aston Villa.
Manchester City, yang kehilangan dua poin dari Sunderland, harus bekerja keras untuk kembali ke jalur juara. Dalam dua pertandingan terakhir, The Citizens tidak tampil istimewa, bahkan saat menang 2-1 atas Nottingham Forest, mereka sempat tertekan.
Laga kontra Chelsea akan menjadi kesempatan bagi Manchester City untuk kembali ke jati diri mereka, sekaligus menjadi kado istimewa bagi Pep Guardiola sebelum ia dikabarkan meninggalkan Etihad.






