Internasional

Donald Trump Klaim Perusahaan Minyak AS Mampu Pulihkan Venezuela dalam Delapan Bulan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan mengejutkan, mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan minyak di AS memiliki kapabilitas untuk membangun kembali Venezuela hanya dalam waktu delapan bulan. Pernyataan ini disampaikan Trump setelah AS melancarkan gempuran terhadap ibu kota Venezuela, Caracas, dan menahan Presiden Nicolas Maduro.

Menurut Trump, proses rekonstruksi infrastruktur energi Venezuela pasca-gempuran AS akan memakan waktu kurang dari 18 bulan. Namun, ia optimistis bahwa perusahaan minyak AS bisa mempercepatnya.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

“Saya pikir kita bisa melakukannya dalam waktu yang lebih singkat dari itu, tetapi akan membutuhkan banyak uang,” kata Trump saat wawancara dengan NBC, dikutip CNN pada Selasa (06/01/2026).

Trump menjelaskan bahwa pembangunan kembali Venezuela memang membutuhkan dana besar, yang menurutnya akan ditanggung oleh perusahaan-perusahaan minyak. “Lalu mereka akan mendapatkan penggantian dari kita atau melalui pendapatan,” imbuh dia.

Sebelumnya, Trump menunjukkan keyakinan penuh bahwa perusahaan minyak AS akan memiliki akses tak terbatas ke cadangan minyak mentah Venezuela. Namun, tim redaksi Mureks mencatat bahwa para eksekutif minyak AS kemungkinan besar tidak akan langsung terjun ke dalam situasi tersebut.

Beberapa sumber mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan masih sangat tidak pasti. Industri minyak Venezuela saat ini berada dalam keadaan kacau, ditambah lagi dengan sejarah Caracas yang kerap menyita aset-aset minyak milik AS.

Venezuela sendiri merupakan negara pemilik cadangan minyak mentah terbesar di dunia, dengan estimasi mencapai 303 miliar barel pada tahun 2023. Kini, negara tersebut berada di bawah kendali AS setelah gempuran besar-besaran di Caracas yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.

Maduro dan Flores saat ini berada di Amerika Serikat. Pada hari ini, mereka dijadwalkan menghadiri persidangan untuk mendengarkan tuduhan yang disematkan oleh AS kepada Maduro. (isa/bac)

Mureks