Tren

Dompet Dhuafa Pastikan Akses Air Bersih Bagi 650 Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa memastikan ketersediaan akses air bersih bagi ratusan penyintas banjir bandang di Dusun Serba, Desa Serba Luar, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Bantuan ini hadir setelah warga menghadapi krisis air bersih selama 40 hari pascabencana.

Penanggung Jawab Respons DMC Dompet Dhuafa untuk Aceh Tamiang, Ahmad Yamin, pada Kamis (8/1/2026) melaporkan bahwa penyintas di wilayah tersebut masih kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa memanfaatkan air kubangan banjir maupun parit untuk kebutuhan sehari-hari. Mureks mencatat bahwa kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat risiko kesehatan yang mengintai.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Menanggapi kondisi tersebut, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi sumur bor pada Rabu (7/1/2026) di sekitar pos pengungsian Dusun Serba. Langkah ini merupakan respons cepat terhadap krisis air bersih yang dialami warga.

Aktivasi sumur bor ini merupakan hasil kolaborasi Dompet Dhuafa dengan Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah. Fasilitas ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 650 jiwa penerima manfaat yang berada di sekitar posko pengungsian.

Keberadaan sumur bor ini sangat membantu warga yang sebelumnya harus berjalan kaki sekitar 20 menit menuju area kebun atau memanfaatkan sungai dengan kondisi air yang tidak layak. Kini, akses air bersih menjadi lebih dekat dan mudah dijangkau.

Salah satu penyintas banjir, Nia (27), mengungkapkan perubahan signifikan setelah sumur bor dioperasikan. “sebelum adanya sumur bor warga terpaksa mandi dan mencuci pakaian di sungai dekat posko pengungsian meski kondisi airnya masih keruh,” ujarnya. Nia menambahkan, “Sejak sumur bor dioperasikan, warga dapat memperoleh air bersih di sekitar posko untuk kebutuhan memasak, mencuci, mandi, minum, serta berwudu tanpa harus berjalan jauh.”

DMC Dompet Dhuafa juga berencana untuk membangun fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Aceh Tamiang. Pembangunan MCK ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan air bersih serta membantu penyintas memenuhi kebutuhan dasar sanitasi selama masa pemulihan pascabencana.

Mureks