Petenis tunggal putra Serbia, Novak Djokovic, secara mengejutkan memutuskan mundur dari turnamen pemanasan Adelaide International. Keputusan ini diumumkan pada Selasa (6/1/2026), dengan alasan utama belum sepenuhnya siap secara fisik untuk berkompetisi.
Djokovic, yang kini berusia 38 tahun, sejatinya telah merencanakan Adelaide International sebagai ajang pemanasan krusial sebelum berlaga di Grand Slam pembuka musim, Australia Open, yang akan digelar di Melbourne Park. Di turnamen mayor tersebut, ia mengincar gelar ke-11 Australia Open sekaligus trofi Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya yang gemilang.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Djokovic Ungkap Kekecewaan dan Fokus ke Australia Open
Melalui akun Instagram pribadinya, Djokovic menyampaikan langsung alasannya. “Kepada seluruh penggemar saya di Adelaide, sayangnya saya belum cukup siap secara fisik untuk bertanding di Adelaide International pekan depan,” tulis Djokovic.
Petenis peringkat empat dunia itu juga mengungkapkan rasa kecewa. “Secara pribadi ini sangat mengecewakan, karena saya memiliki kenangan indah dengan menjuarai turnamen itu dua tahun lalu. Saya sangat antusias untuk kembali karena rasanya seperti bermain di kandang sendiri,” lanjutnya. Menurut Mureks, pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya turnamen Adelaide bagi Djokovic, baik secara profesional maupun emosional.
Djokovic menegaskan bahwa seluruh fokusnya kini tertuju pada persiapan intensif menuju Australia Open. Ia berharap dapat segera tiba di Melbourne dan kembali berinteraksi dengan para penggemar tenis di Australia.
Performa dan Isu di Luar Lapangan
Mureks mencatat bahwa Djokovic belum memainkan satu pun laga tur sejak berhasil mengalahkan Lorenzo Musetti di partai final Athena pada awal November lalu. Dalam dua musim terakhir, dominasi Djokovic di level elite tenis putra mulai tergeser seiring munculnya generasi baru, terutama Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz, yang kini mengambil alih kendali tur.
Musim 2025 menjadi periode yang menantang bagi Djokovic. Ia memang berhasil mencapai semifinal di keempat turnamen Grand Slam, namun selalu gagal melangkah lebih jauh. Gelar Grand Slam terakhirnya masih tercatat di AS Terbuka 2023.
Pengunduran diri dari Adelaide ini juga terjadi sehari setelah Djokovic mengumumkan perpisahannya dengan Professional Tennis Players Association (PTPA), sebuah organisasi yang turut ia dirikan. Djokovic menyebut keputusannya dilatarbelakangi oleh “kekhawatiran terkait transparansi, tata kelola, serta cara suara dan citra saya direpresentasikan.”






