Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan pada 7 Januari 2026 menunjukkan bahwa setiap gerakan kecil dalam aktivitas sehari-hari secara signifikan berkontribusi pada pembakaran kalori tubuh. Temuan ini menepis anggapan bahwa upaya fisik ringan tidak banyak berpengaruh pada pengeluaran energi.
Penelitian yang dipimpin oleh para ilmuwan dari Virginia Tech, bekerja sama dengan University of Aberdeen dan Shenzhen University, melibatkan 75 orang dewasa berusia 19 hingga 63 tahun. Partisipan memiliki tingkat aktivitas yang bervariasi, mulai dari individu yang cenderung tidak aktif hingga pelari ultra-endurance.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Selama dua minggu, para peserta diminta untuk mengenakan sensor yang berfungsi melacak setiap gerakan mereka. Selain itu, mereka juga mengonsumsi bentuk khusus oksigen dan hidrogen untuk mengukur secara akurat jumlah kalori yang digunakan tubuh setiap harinya.
Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi langsung: seiring dengan peningkatan aktivitas fisik, total penggunaan energi tubuh juga ikut meningkat. Yang menarik, fungsi-fungsi esensial tubuh seperti pernapasan, sirkulasi darah, dan pengaturan suhu tubuh tetap stabil dan tidak berkurang. Ini mengindikasikan bahwa tubuh tidak menghemat energi dari fungsi vital lainnya untuk mendukung aktivitas tambahan.
Dengan kata lain, bergerak lebih banyak benar-benar menambah pengeluaran energi harian Anda. Mureks mencatat bahwa temuan ini memberikan perspektif baru tentang pentingnya aktivitas fisik, bahkan dalam skala kecil, bagi kesehatan metabolisme.
Studi ini juga menekankan bahwa partisipan memiliki asupan nutrisi yang memadai, memastikan tubuh memiliki energi yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekstra. Dalam kasus ekstrem kekurangan nutrisi, tubuh mungkin akan menghemat energi, namun bagi kebanyakan orang, gerakan sehari-hari secara nyata menambah kalori yang terbakar tanpa kompromi.
Lalu, apa implikasi temuan ini dalam kehidupan sehari-hari? Aktivitas kecil yang seringkali diabaikan ternyata memiliki dampak besar. Berjalan mondar-mandir saat menerima telepon, memilih menggunakan tangga daripada lift, atau melakukan peregangan singkat di sela-sela menonton televisi, semuanya berkontribusi pada total penggunaan energi Anda.
Bahkan, bangkit dari meja kerja setiap jam, mempercepat langkah saat mengajak anjing berjalan-jalan, atau bersepeda untuk keperluan singkat dapat memberikan dampak terukur seiring waktu. Ini menunjukkan bahwa tidak perlu selalu melakukan olahraga intensif untuk mendapatkan manfaat kesehatan.
Bagi mereka yang tidak menyukai sesi olahraga panjang dan intens, atau tidak dapat berolahraga dengan intensitas yang sama seperti dulu, tidak perlu khawatir. Tubuh Anda tetap bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan melalui gerakan-gerakan kecil yang konsisten setiap hari.
Referensi penulisan: www.tomsguide.com






