Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat akses layanan medis bagi masyarakat di kawasan pedalaman dan pesisir. Upaya ini diwujudkan melalui penyediaan armada ambulans terapung yang dirancang khusus untuk menembus wilayah dengan keterbatasan akses darat.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa keberadaan ambulans terapung sangat vital untuk mengoptimalkan layanan kesehatan. “Ambulans terapung dapat mengoptimalkan layanan kesehatan di wilayah Kaltim, terutama di daerah yang hanya bisa dijangkau melalui air sungai atau lautan,” ujar Jaya di Samarinda, Jumat (9/1).
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pemerintah provinsi juga mendorong daerah yang membutuhkan fasilitas serupa untuk segera mengajukan usulan. Sebagai contoh, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) baru saja menerima bantuan satu unit ambulans air senilai Rp1,7 miliar dari Gubernur Kaltim.
Jaya menegaskan bahwa operasional aset yang diserahkan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masing-masing. Hal ini bertujuan agar pengelolaan dapat dilakukan secara mandiri demi melayani warga setempat. “Kami juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya karena pelayanan menggunakan ambulans terapung ini juga termasuk dalam jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” tambahnya.
Keberadaan transportasi medis khusus ini dinilai tetap sangat dibutuhkan di Mahulu, meskipun saat ini telah diresmikan akses jalan darat dari kawasan Tereng menuju Ujung Bilang yang mempercepat waktu tempuh. Menurut catatan Mureks, kondisi infrastruktur jalan penghubung dari Ujung Bilang menuju Long Apai masih belum memadai.
Oleh karena itu, ambulans air menjadi satu-satunya opsi tercepat dan teraman untuk evakuasi pasien. “Fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk menunjang sistem rujukan dan pelayanan kesehatan primer di daerah kategori terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) yang memiliki karakteristik geografis sungai dan kepulauan,” ungkap Jaya.
Penyerahan ambulans terapung kepada Pemerintah Kabupaten Mahulu sendiri telah dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Acara tersebut berlangsung di Pelabuhan Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu pada Rabu (7/1), sebagai bagian dari strategi pemerintah provinsi untuk memperkuat layanan dasar di wilayah hulu Sungai Mahakam.
Pihak Dinas Kesehatan Kaltim juga tengah memetakan daerah terluar lain yang berpotensi untuk dibantu. Kawasan wisata kepulauan Derawan dan Maratua di Kabupaten Berau menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam daftar pertimbangan untuk mendapatkan fasilitas serupa di masa mendatang.






