Keuangan

Devin Nunes: “Distribusi Token Pertama”, Trump Media Rilis Kripto Baru untuk Pemegang Saham

WASHINGTON – Trump Media and Technology Group (TMTG), perusahaan di balik platform media sosial Truth Social milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kembali memperluas jejaknya di sektor aset digital. Perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan penerbitan mata uang kripto baru yang akan didistribusikan kepada para pemegang sahamnya.

Dikutip dari laporan BBC pada Kamis (1/1/2026), Trump Media meluncurkan token digital ini pada Rabu (31/12/2025) waktu setempat. Distribusi akan dilakukan dengan skema satu token untuk setiap saham yang dimiliki oleh investor.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Strategi Pengembangan Bisnis dan Dukungan Kripto

Langkah ini ditegaskan oleh Trump Media and Technology Group sebagai bagian dari strategi terbaru perusahaan untuk mengembangkan bisnis di luar ranah media sosial. Donald Trump, yang merupakan pemegang saham terbesar di Trump Media, dikenal sebagai pendukung pelonggaran regulasi di sektor kripto.

Setelah pengumuman tersebut, saham Trump Media tercatat menguat pada perdagangan Rabu. Token baru ini akan didistribusikan melalui kemitraan dengan Crypto.com dan akan beroperasi di atas blockchain Cronos. Perusahaan menyatakan bahwa token akan diberikan kepada pemegang saham “dalam waktu dekat”.

CEO Trump Media, Devin Nunes, menyebut langkah ini sebagai sebuah terobosan signifikan. “Ini adalah distribusi token pertama dari jenisnya yang akan memberi penghargaan kepada pemegang saham Trump Media, dan mempromosikan pasar yang adil dan transparan,” kata Nunes.

Nunes, yang merupakan mantan anggota parlemen AS dari California, juga pernah menjabat di Gedung Putih sebagai Ketua Dewan Penasihat Intelijen, memberikan nasihat kepada Trump terkait pengumpulan intelijen.

Ekspansi Bisnis dan Potensi Konflik Kepentingan

Selain pembagian token, Trump Media mengisyaratkan adanya “berbagai hadiah” bagi pemegang token, termasuk diskon untuk produk-produk Trump Media. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2021 ini juga menyatakan tengah memperluas bisnisnya ke bidang kecerdasan buatan (AI) dan layanan keuangan, seiring dorongan yang semakin agresif ke industri kripto.

Mureks mencatat bahwa meskipun ada penguatan saham pasca-pengumuman, saham Trump Media dilaporkan telah turun lebih dari 60 persen sepanjang tahun ini.

Langkah Trump Media ini menambah daftar keterlibatan keluarga Trump di sektor aset digital, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menghasilkan ratusan juta dollar AS. Namun, ekspansi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan, mengingat posisi Trump sebagai Presiden AS.

Sejak kembali menjabat di Gedung Putih pada Januari 2025 lalu, Trump secara konsisten mendorong kebijakan yang lebih menguntungkan bagi mata uang kripto, termasuk bagi platform perdagangan dan pelaku industri terkait.

Mureks