Industri perfilman Indonesia menunjukkan geliat yang signifikan di awal tahun 2026, dengan beragam genre yang menarik perhatian penonton. Dari horor yang disebut brutal hingga komedi yang berhasil memecahkan rekor, sinema tanah air terus menyajikan karya-karya yang patut disimak. Minggu, 11 Januari 2026, menjadi momentum untuk meninjau kembali sejumlah film lokal yang paling banyak dibicarakan.
Dominasi Horor dengan Kisah Kelam “Janur Ireng”
Genre horor kembali menjadi primadona dengan kehadiran film Janur Ireng. Film ini, yang tayang perdana pada 6 Januari 2026, mendapatkan sorotan tajam. Sebuah ulasan menyebutnya sebagai “Horor Brutal dengan Penceritaan Kurang,” meskipun demikian, antusiasme publik tetap tinggi.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Janur Ireng sendiri merupakan prekuel dari film populer Sewu Dino. Sejumlah fakta menarik seputar film ini telah terungkap, termasuk detail mengenai Sabdo Kuncoro Janur Ireng yang disebut sebagai pengguna santet Sewu Dino. Selain itu, misteri keluarga Kuncoro Janur Ireng yang diduga penyembah Bokolono, serta kutukan santet Janur Ireng yang menjadi pembantai keluarga Kuncoro, turut menambah daya tarik film ini. Trailer finalnya yang dirilis pada 16 Desember 2025 bahkan disebut sebagai “Awal Petaka Sewu Dino!”
“Agak Laen” Pecahkan Rekor, “Lupa Daratan” Pikat Penonton
Di sisi lain, genre komedi juga mencetak prestasi gemilang. Film AGAK LAEN berhasil memecahkan rekor sebagai film terlaris di Indonesia, sebuah pencapaian yang diraih pada 3 Januari 2026. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa komedi berkualitas masih sangat diminati oleh masyarakat.
Tak hanya AGAK LAEN, film komedi lain berjudul Lupa Daratan juga mendapat apresiasi positif. Penilaian terhadap film ini pada 11 Desember 2025 menyebutnya sebagai “Komedi dengan Unsur Drama Memikat.” Salah satu karakter di dalamnya, Hasto, bahkan dibedah sebagai “Sosok Kelabu yang Realistis,” menambah kedalaman narasi film tersebut.
Karya Sutradara Ternama dan Ragam Kisah Lainnya
Sutradara kenamaan Joko Anwar juga kembali dengan karya terbarunya, Ghost in The Cell, yang disebut sebagai “Horor Komedi!” pada 8 Desember 2025. Kehadiran Joko Anwar selalu dinantikan, menjanjikan sentuhan unik dalam setiap karyanya.
Selain itu, beberapa film lain juga turut meramaikan jagat perfilman. Sinopsis film Laut Bercerita sempat dibahas pada 5 Desember 2025, sementara film Sampai Titik Terakhirmu mendapat penilaian “Tragedi Sebatas Judul” pada 12 November 2025. Film Abadi Nan Jaya juga menarik perhatian dengan label “Zombie Jalur Jamu dari Netflix!” pada 24 Oktober 2025, lengkap dengan pembahasan tokoh paling “ngeselin” di dalamnya.
Penggemar horor juga menantikan Danur: The Last Chapter, yang teaser trailernya pada 11 Desember 2025 mengisyaratkan adanya “Perpisahan?”.
Perkembangan Musik dan Produksi Drama
Di ranah musik film, daftar Original Soundtrack (OST) film Suka Duka Tawa yang menampilkan lagu “Ada Masa Sepi” dari Bernadya, dirilis pada 9 Januari 2026. Ini menunjukkan sinergi antara industri film dan musik yang terus berkembang.
Sementara itu, MD Entertainment melebarkan sayap produksinya hingga ke luar negeri. Drama terbaru mereka, Ahlan Singapore!, memilih Singapura sebagai lokasi syuting, sebuah informasi yang dirilis pada 6 November 2025. Catatan Mureks menunjukkan, dinamika industri film dan hiburan Indonesia semakin beragam dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Rekomendasi Tayangan Lain di Awal Tahun
Bagi penikmat film internasional, Prime Video juga telah merilis rekomendasi tayangan untuk Januari 2026, termasuk film yang dibintangi Jason Momoa, yang diumumkan pada 31 Desember 2025. Ini memberikan pilihan tontonan yang lebih luas bagi masyarakat.






