MotoGP bersiap memasuki era baru pada tahun 2027 dengan serangkaian perubahan regulasi signifikan. Penurunan kapasitas mesin dan penggunaan ban baru diyakini akan merombak dinamika balapan. Test rider KTM, Dani Pedrosa, bahkan memprediksi perubahan ini akan “membuka kembali persaingan di lintasan” yang lebih sengit.
Detail Perubahan Aturan MotoGP 2027
Peraturan baru yang akan diterapkan mulai 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin dari semula 1.000 cc menjadi 850 cc. Langkah ini dinilai cukup berani mengingat aturan jantung pacu 1.000 cc telah berlaku sejak 2012. Selain itu, sejumlah aspek turut dirombak, semisal sisi aerodinamika pada motor para pembalap seperti Marc Marquez dan Pedro Acosta.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Dorna, selaku penyelenggara, juga melarang penggunaan perangkat ride height devices, teknologi yang sebelumnya berfungsi mengatur tinggi rendahnya motor sepanjang balapan. Tujuan utama dari keputusan tersebut diklaim untuk membuat kuda besi para pembalap lebih aman selama di lintasan, pasalnya pengembangan aerodinamika dan ride height devices dinilai membawa dampak negatif. Terakhir, seluruh motor balap di MotoGP 2027 bakal beralih menggunakan ban dari Pirelli, tidak lagi menerima pasokan dari Michelin.
Dampak Aturan Baru Menurut Dani Pedrosa
Berbagai ubahan di atas pun menuai banyak respons, ada yang pro maupun kontra. “Saya rasa ini penting, aturan baru ini akan memberikan lebih banyak kendali kepada para pembalap,” ungkap Dani Pedrosa, Test Rider KTM di Crash pada Senin (05/01).
Perlu diketahui, Pedrosa telah melakukan pengujian prototipe mesin 850 cc milik KTM dan menjajal ban baru milik Pirelli. Sehingga ia sudah merasakan bagaimana performa kuda besi di MotoGP 2027. Menurut Pedrosa, peraturan anyar tersebut membuat rasa berkendara motor balap mereka sangat berbeda, mendorong para pembalap untuk tampil lebih kompetitif. Lalu, susunan joki di garis start akan berbeda di setiap seri.
“Saat ini mereka cukup mudah diprediksi, (dengan aturan 2027) lebih banyak posisi dapat diisi. Ini membuka kembali persaingan di lintasan,” Dani Pedrosa menambahkan. Mureks mencatat bahwa perubahan pemasok ban juga sangat memengaruhi sasis, gaya berkendara, pengereman, sampai pengaturan gas pada motor balap. “Dampaknya akan bergantung pada seberapa berbeda ban tersebut,” tegas Dani Pedrosa.
Penggunaan Bahan Bakar Etanol
Sekadar informasi, Dorna turut menerapkan penggunaan bahan bakar etanol di MotoGP mulai 2027. Ini termasuk kandungan etanol dan metanol dalam jumlah tertentu pada bensin yang digunakan di motor setiap pembalap. Lebih rinci dijelaskan, bahan bakar 100 persen nonfosil pada MotoGP 2027 nantinya akan dinilai melalui uji C14. Hal itu dilakukan untuk mengukur kadar isotop C14 yang terkandung di dalam bahan bakar. Bahan bakar pada motor balap yang digunakan di ajang MotoGP mulai 2027 mendatang diperoleh melalui penyulingan minyak mentah.






