Keuangan

Daftar 15 Saham Dividen Pertumbuhan Tinggi Januari 2026: Proyeksi Untung 12% Tahunan

Daftar 15 saham dividen pertumbuhan tinggi yang disusun oleh Dividend Yield Theorist berhasil mencatatkan kinerja positif pada Desember lalu, mengungguli indeks pasar utama. Proyeksi untuk Januari 2026 menunjukkan potensi keuntungan tahunan yang signifikan bagi investor.

Pada Desember 2025, daftar 15 saham dividen pertumbuhan tinggi ini membukukan kenaikan rata-rata 0,83%. Kinerja ini melampaui SPDR® S&P 500® ETF (SPY) dan Vanguard Dividend Appreciation ETF (VIG), dua tolok ukur pasar yang banyak diperhatikan investor. Mureks mencatat bahwa performa ini menunjukkan momentum positif bagi strategi investasi dividen.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Varian portofolio yang berorientasi nilai (value-tilted) bahkan memimpin dengan pengembalian 2,17% pada Desember. Hal ini mengindikasikan bahwa saham-saham yang dinilai undervalued mungkin menjadi pendorong utama keuntungan dalam waktu dekat.

Secara kolektif, daftar saham untuk Januari 2026 menawarkan imbal hasil dividen sebesar 1,35% dengan pertumbuhan dividen lima tahun mencapai 16,87%. Menurut analisis, saham-saham ini juga tampak 29% undervalued, menunjukkan ruang untuk apresiasi harga.

Analis menargetkan pengembalian tahunan jangka panjang sebesar 12% dari portofolio ini. Saat ini, pengembalian tahunan dari daftar pantauan (watchlist) mencapai 10,47% dan telah memasuki tahun keenamnya.

Analisis ini disusun oleh Dividend Yield Theorist, seorang ahli investasi dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang investasi. Ia memiliki gelar master di bidang Analitik dari Northwestern University dan gelar sarjana Akuntansi.

Sebagai informasi, Dividend Yield Theorist menyatakan memiliki posisi jangka panjang pada saham-saham seperti ZTS, MSCI, DPZ, WING, INTU, EOG, TMO, TSCO, BMI, ACN, MA, MMC, ROL, SBAC, MSFT, CDW, NKE, MPWR, WST, V, APH, FDS, LLY, NVDA, dan AVGO, baik melalui kepemilikan saham, opsi, atau derivatif lainnya.

Mureks