LONDON, INGGRIS – Chelsea Football Club resmi menunjuk Liam Rosenior sebagai pelatih kepala baru dengan durasi kontrak enam setengah tahun, yang akan mengikatnya di Stamford Bridge hingga tahun 2032. Pelatih asal Inggris berusia 41 tahun ini mengisi posisi yang ditinggalkan Enzo Maresca secara mendadak pekan lalu.
Pengumuman resmi disampaikan Chelsea pada Selasa (6/1) waktu setempat. Penunjukan ini menyusul konfirmasi Rosenior dalam konferensi pers di klub Ligue 1 Strasbourg, di mana ia menyatakan telah mencapai “kesepakatan lisan” untuk melatih The Blues. Strasbourg sendiri merupakan bagian dari BlueCo, grup multi-klub milik Todd Boehly dan Clearlake Capital yang juga menaungi Chelsea.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
“Saya sangat rendah hati dan merasa terhormat ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea Football Club,” ujar Rosenior dalam pernyataan resmi di situs klub, seperti yang Mureks pantau. “Ini adalah klub dengan semangat yang unik dan sejarah panjang dalam memenangkan trofi. Tugas saya adalah menjaga identitas itu dan membangun tim yang mencerminkan nilai-nilai tersebut di setiap pertandingan, sembari terus berjuang meraih gelar.”
Penunjukan Rosenior terbilang berani mengingat minimnya pengalaman. Ia baru memiliki tiga tahun rekam jejak sebagai pelatih, yakni bersama Hull City dan Strasbourg, serta belum pernah memimpin tim di Premier League. Meski demikian, namanya telah disebut-sebut sebagai kandidat terdepan sejak kepergian Maresca.
Rosenior menjadi pelatih permanen keempat Chelsea sejak klub diambil alih BlueCo dari Roman Abramovich pada tahun 2022. Ia memilih mengumumkan kepindahannya langsung di Strasbourg karena mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub Prancis tersebut.
“Semua sudah disepakati dan kemungkinan akan rampung dalam beberapa jam ke depan,” kata Rosenior saat itu. “Saya berada di sini karena saya peduli dengan klub ini dan merasa perlu menjawab pertanyaan secara langsung sebelum melangkah ke tantangan berikutnya.”
Putra dari mantan pemain dan pelatih Leroy Rosenior itu juga menyadari tantangan besar yang menantinya, terutama sorotan media yang jauh lebih intens di London Barat. “Saya sangat antusias menyambut masa depan. Seumur hidup saya bekerja untuk menjadi pelatih,” tuturnya. “Mendapat kesempatan menangani klub kelas dunia adalah mimpi yang menjadi kenyataan, meski ada rasa sedih meninggalkan apa yang sudah saya bangun.”
Sebagai pemain, Rosenior pernah merumput di Premier League dan Championship bersama Fulham, Reading, dan Hull City. Karier kepelatihannya dimulai dengan berbagai peran di Derby County, termasuk sempat menjadi pelatih caretaker selama 12 laga pada awal musim 2022-23. Ia kemudian ditunjuk sebagai pelatih Hull City, namun dipecat setelah 18 bulan.
Pada Juli 2024, Rosenior menerima tantangan baru di Strasbourg dan berhasil membawa klub tersebut finis di peringkat ketujuh Ligue 1 musim lalu, sebuah capaian yang meningkatkan reputasinya.
Sementara itu, Enzo Maresca meninggalkan Chelsea pada Hari Tahun Baru setelah hubungannya dengan manajemen memburuk, hanya beberapa bulan usai mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Pelatih tim U-21, Calum McFarlane, mengambil alih sementara dan memimpin hasil imbang 1-1 melawan Manchester City akhir pekan lalu. Ia kemungkinan kembali memimpin saat Chelsea menghadapi Fulham pada Rabu ini.
Laga perdana Rosenior di bangku cadangan Chelsea dijadwalkan pada Sabtu mendatang, dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Charlton Athletic dari Championship. Saat ini, Chelsea berada di peringkat kelima klasemen Premier League, tertinggal 17 poin dari Arsenal di puncak klasemen, dan hanya meraih satu kemenangan dari delapan laga liga terakhir.
Penunjukan Rosenior menjadi pertaruhan jangka panjang bagi The Blues untuk menstabilkan proyek dan mengembalikan konsistensi di level tertinggi sepak bola Eropa.






