AC Milan akan berupaya melanjutkan laju impresif mereka di Serie A saat menjamu Genoa di Stadion San Siro, Milan, pada Jumat (9/1) dini hari WIB. Rossoneri membidik kemenangan demi memperpanjang rekor tak terkalahkan dan menjaga asa dalam perburuan Scudetto.
Dalam misi merebut kembali gelar juara Liga Italia, AC Milan kini terlibat persaingan ketat di papan atas klasemen bersama juara bertahan Napoli dan rival sekota Inter Milan. Setiap poin menjadi krusial mengingat perburuan gelar diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Milan terakhir kali menelan kekalahan di liga pada Agustus lalu, saat tumbang mengejutkan dari tim promosi Cremonese dalam laga pembuka musim. Sejak saat itu, tim asuhan Massimiliano Allegri tak tersentuh kekalahan dalam 16 pertandingan Serie A, dengan torehan 11 kemenangan.
Mureks mencatat bahwa laju positif ini membawa Milan semakin mendekati rekor tak terkalahkan terpanjang mereka di Serie A pada abad ini, yakni 19 laga. Di bawah kendali Allegri, Rossoneri terbukti sulit ditundukkan, dengan satu-satunya kekalahan lain musim ini terjadi di ajang Coppa Italia.
Performa Gemilang di Awal 2026
Memasuki tahun 2026, Milan langsung tancap gas. Usai kemenangan pasca-Natal atas Hellas Verona, mereka menaklukkan Cagliari dengan skor tipis. Gol Rafael Leao di babak kedua menjadi pembeda dalam laga yang berjalan relatif tertutup, sekaligus sempat mengantarkan Milan ke puncak klasemen sebelum kembali disalip Inter.
Catatan kandang turut menguatkan optimisme Milan. Mereka memenangi tiga dari empat laga terakhir di San Siro, semuanya dengan clean sheet.
Genoa Berjuang di Zona Degradasi
Menghadapi Genoa yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, Milan pantas percaya diri. Meski Genoa mencatat dua hasil imbang beruntun saat tandang ke markas Milan, secara keseluruhan mereka hanya memenangi satu dari 15 pertemuan liga terakhir melawan Rossoneri.
Bahkan, jika dihitung lawatan ke dua klub Milan, Genoa kalah dalam 14 dari 18 kunjungan terakhir ke San Siro. Performa terkini juga tak berpihak pada tim tamu. Sejak pertengahan Desember, Genoa hanya meraih satu poin dari empat pertandingan.
Pada laga terakhir, tim asuhan Daniele De Rossi membuka 2026 dengan rentetan tiga kekalahan beruntun dan gagal menaklukkan sesama tim papan bawah, Pisa. Gol cepat Lorenzo Colombo terbalas sebelum jeda, memaksa Genoa puas dengan satu poin, hasil yang belum cukup untuk keluar dari zona merah. Efek “new boss bounce” De Rossi pun mulai memudar.
Strategi Allegri dan Potensi Rotasi Pemain
Allegri dikenal mengandalkan inti pemain yang konsisten, dipimpin Luka Modric dan kapten Mike Maignan. Menurut Mureks, tak ada pelatih di lima liga top Eropa yang melakukan pergantian pemain lebih sedikit musim ini. Meski stabilitas terjaga, rotasi berpeluang dilakukan pada laga tengah pekan ini, dengan Matteo Gabbia dan Christian Pulisic diprediksi kembali ke starting XI.
Pulisic, yang absen akhir pekan lalu akibat masalah otot, memiliki rasio satu gol setiap 76 menit di Serie A musim ini. Sementara Leao mencetak gol rata-rata setiap 121 menit. Keduanya berpeluang berduet di lini depan, mengingat Niclas Fullkrug belum bugar, Santiago Gimenez masih menepi, dan Christopher Nkunku bergulat dengan cedera pergelangan kaki.
Kondisi Tim Genoa
Di kubu Genoa, lini serang kemungkinan menurunkan Lorenzo Colombo, pemain pinjaman dari Milan, yang sebelumnya pernah mencetak gol liga ke gawang klub induknya saat membela Monza. Di lini belakang, Alessandro Marcandalli berpeluang kembali tampil menyusul Sebastian Otoa yang mengalami benturan saat melawan Pisa.
Beberapa pemain Genoa dipastikan absen. Jean Onana masih memperkuat Kamerun di Piala Afrika, sementara Albert Gronbaek, Benjamin Siegrist, Maxwel Cornet, dan Junior Messias absen karena cedera.
Perkiraan Formasi AC Milan
- Kiper: Maignan
- Bek: Tomori, Gabbia, Pavlovic
- Gelandang: Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Bartesaghi
- Penyerang: Pulisic, Leao
Referensi penulisan: koran-jakarta.com






