Teknologi

CES 2026 Siap Hadirkan Inovasi Revolusioner: AI, Chip Generasi Baru, dan Layar Super Terang Jadi Fokus Utama

Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali membuka tirainya di Las Vegas, Amerika Serikat, mulai 6 Januari 2026. Ajang pameran teknologi tahunan terbesar di dunia ini menjadi magnet bagi produsen global untuk memperkenalkan inovasi terdepan di berbagai sektor, mulai dari elektronik konsumen, komputasi, teknologi layar, hingga kecerdasan buatan.

Sebelum pembukaan resmi lantai pameran, serangkaian acara pendahuluan CES 2026 telah berlangsung sejak akhir pekan. Berbagai konferensi pers, demo produk, dan pengumuman penting digelar di Las Vegas Convention Center serta sejumlah hotel di sekitarnya. Menurut laporan situs Endgaget, sejumlah perusahaan teknologi raksasa dijadwalkan menggelar konferensi pers intensif hingga Senin ini.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Consumer Technology Association (CTA) selaku penyelenggara telah merilis agenda resmi, yang menunjukkan bahwa CES 2026 akan diramaikan oleh ratusan exhibitor dan puluhan presentasi. Agenda konferensi pers ini menjadi indikator awal untuk memetakan tren teknologi yang diprediksi akan mendominasi pameran tahun ini.

AI dan Perangkat Komputasi Jadi Sorotan Utama

CES secara konsisten menjadi panggung debut bagi chip generasi terbaru, dan tahun 2026 tidak akan berbeda. Sejumlah perusahaan semikonduktor diperkirakan akan memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan prosesor baru yang dirancang khusus untuk PC dan laptop.

AMD, misalnya, diprediksi akan menyoroti lini prosesor Ryzen terbarunya, termasuk varian Ryzen 7 9850X3D dan seri Ryzen 9000G yang berbasis arsitektur Zen 5. Selain peningkatan performa, AMD juga diharapkan memamerkan teknologi AI upscaling terbarunya yang menjanjikan pengalaman visual lebih imersif.

Sementara itu, Intel telah mengonfirmasi peluncuran chip Panther Lake di CES 2026. Prosesor Intel Core Ultra Series 3 ini ditujukan untuk segmen laptop premium dan menjadi bagian integral dari strategi “AI PC” perusahaan. Mureks mencatat bahwa persaingan di segmen chip AI untuk komputasi personal semakin ketat dengan kehadiran inovasi-inovasi ini. Intel mengklaim chip berbasis proses 18A 2nm ini akan menawarkan peningkatan performa CPU dan GPU hingga 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Tidak ketinggalan, Qualcomm juga dirumorkan akan membawa chip Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Premium ke pasar laptop, menandai kelanjutan ekspansi Snapdragon dari perangkat mobile ke ranah komputasi personal.

Evolusi Teknologi Layar TV: Lebih Terang dan Akurat

Teknologi layar kembali menjadi daya tarik utama di CES 2026. LG dan Samsung disebut-sebut akan sama-sama mendorong teknologi Micro RGB sebagai evolusi baru panel TV, menjanjikan kualitas gambar yang belum pernah ada sebelumnya.

LG telah mengonfirmasi debut TV Micro RGB pertamanya. Perusahaan ini mengklaim TV tersebut mampu mencakup 100 persen color gamut DCI-P3 dan Adobe RGB, serta dilengkapi dengan lebih dari seribu zona peredupan untuk kontras yang superior. Selain itu, LG juga menyiapkan Gallery TV berkonsep “art TV”, monitor gaming 5K dengan AI upscaling, sistem audio modular berbasis Dolby, hingga robot humanoid CLOiD untuk otomasi rumah.

Samsung pun tidak tinggal diam. Perusahaan asal Korea Selatan ini diperkirakan akan memperluas jajaran TV Micro RGB ke berbagai ukuran layar, mulai dari 55 inci hingga 115 inci. Samsung juga disiapkan menampilkan monitor gaming Odyssey 6K dengan teknologi 3D tanpa kacamata, serta versi terbaru proyektor Freestyle yang portabel.

Dari kubu Sony, perhatian tertuju pada teknologi layar RGB LED baru yang menggunakan Mini LED merah, hijau, dan biru secara terpisah. Sony telah memperkenalkan teknologi ini sebelumnya dan mematenkan nama “True RGB”, yang berpotensi dipamerkan lebih lanjut di CES 2026, menjanjikan reproduksi warna yang sangat akurat.

Robot dan Otomasi Rumah Semakin Cerdas

Robot kembali diprediksi menjadi salah satu tema besar CES 2026. Setelah robot vacuum dan pel lantai menjadi sorotan pada CES 2025, generasi terbaru diperkirakan hadir dengan peningkatan signifikan dalam navigasi dan kemampuan bergerak.

Beberapa produsen diprediksi memamerkan robot dengan mekanisme baru, seperti kaki untuk melewati rintangan atau sistem pel yang dapat ditarik, meningkatkan adaptabilitas mereka di lingkungan rumah. Selain itu, pengembangan AI berbasis world models yang memungkinkan robot memahami ruang fisik secara lebih mendalam akan menjadi fokus.

Samsung sendiri kembali dikaitkan dengan robot bola “Ballie”, yang sebelumnya telah diumumkan namun belum dipasarkan secara luas. Meskipun belum ada kepastian, kehadiran Ballie atau konsep robot serupa tetap menjadi salah satu kemungkinan menarik yang akan dipamerkan di CES 2026, menandai langkah maju dalam otomasi rumah cerdas.

Mureks