Mencari pengalaman mendengarkan musik yang imersif dengan anggaran terbatas kini semakin mudah. In-Ear Monitor (IEM) telah menjadi pilihan favorit bagi audiophile pemula maupun pengguna kasual yang menginginkan kualitas suara superior dibandingkan earphone standar. Perangkat audio ini menawarkan detail suara yang lebih kaya dan isolasi kebisingan yang lebih baik, menjadikannya ideal untuk menikmati musik di mana saja.
Pada awal tahun 2026 ini, pasar IEM entry-level tetap menawarkan berbagai pilihan menarik dengan harga di kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribuan. Dengan banyaknya opsi yang tersedia, memilih IEM yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri. Tim redaksi Mureks telah merangkum 5 rekomendasi IEM terbaik yang patut Anda pertimbangkan untuk meningkatkan pengalaman audio tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Kriteria Pemilihan IEM Berkualitas
Dalam memilih IEM terbaik di segmen harga Rp 100 ribuan, beberapa faktor menjadi pertimbangan utama. Faktor-faktor ini memastikan Anda mendapatkan nilai terbaik untuk uang yang dikeluarkan, tanpa mengorbankan kualitas atau kenyamanan. Memahami kriteria ini akan membantu Anda membuat keputusan pembelian yang lebih cerdas dan memuaskan.
Kualitas Suara
Meskipun harganya terjangkau, IEM yang direkomendasikan harus mampu menyajikan detail suara yang baik. Keseimbangan tonal dan kejernihan menjadi kunci utama dalam penilaian kualitas audio. Bass yang punchy namun terkontrol, mid yang jernih, dan treble yang tidak menusuk telinga adalah karakteristik yang dicari. IEM terbaik di kelas harga ini mampu mereproduksi berbagai genre musik dengan akurasi yang mengejutkan, memungkinkan pengguna menikmati nuansa musik favorit dengan detail yang jelas.
Kenyamanan dan Desain
Desain ergonomis sangat penting untuk penggunaan jangka panjang, terutama bagi mereka yang sering bepergian atau mendengarkan musik dalam waktu lama. IEM yang baik harus nyaman di telinga dan memiliki isolasi suara pasif yang efektif. Kenyamanan ini berkontribusi signifikan terhadap pengalaman mendengarkan secara keseluruhan. Isolasi suara yang baik membantu mengurangi gangguan dari lingkungan sekitar, sementara desain yang pas di telinga mencegah IEM mudah lepas. Material ringan seringkali menjadi nilai tambah untuk kenyamanan maksimal.
Daya Tahan
Material yang digunakan dan kualitas build harus cukup kokoh untuk penggunaan sehari-hari. Daya tahan produk audio entry-level seringkali menjadi perhatian, sehingga material dan kualitas perakitan menjadi pertimbangan penting. IEM yang awet akan menjadi investasi yang lebih baik dalam jangka panjang. Pilihan bahan seperti resin atau logam ringan dapat meningkatkan ketahanan terhadap benturan dan keausan, memastikan komponen internal terlindungi dengan baik.
Aksesori
Ketersediaan eartips dengan berbagai ukuran dan kabel yang dapat dilepas (detachable cable) menjadi nilai tambah yang signifikan. Eartips yang beragam memungkinkan penyesuaian yang lebih baik dengan bentuk telinga pengguna, meningkatkan kenyamanan dan isolasi suara. Kabel yang dapat dilepas meningkatkan fleksibilitas dan umur pakai IEM; jika kabel rusak, pengguna dapat dengan mudah menggantinya tanpa perlu membeli IEM baru. Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan upgrade kabel demi kualitas suara yang lebih baik atau fungsionalitas tambahan.
Rekomendasi 5 IEM Terbaik Harga Rp 100-300 Ribuan
Berikut adalah lima IEM yang menonjol di segmen harga Rp 100-300 ribuan, menawarkan kualitas suara dan fitur yang patut dipertimbangkan. Pilihan-pilihan ini telah terbukti populer di kalangan penggemar audio karena performa dan nilai yang ditawarkannya.
1. KZ EDX Pro
KZ EDX Pro adalah salah satu IEM paling populer di segmen entry-level. IEM ini dikenal karena menawarkan kualitas suara yang impresif dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar Rp 150 ribu. Banyak ulasan menyebutkan KZ EDX Pro sebagai salah satu IEM terbaik di kisaran harganya karena kualitas suaranya yang detail dan bass yang bertenaga. IEM ini memiliki driver dinamis tunggal 10mm yang mampu menghasilkan suara punchy dengan penekanan pada frekuensi rendah. Karakter suara ini sangat cocok untuk genre musik modern seperti pop, EDM, dan hip-hop. Desainnya ergonomis dan ringan dengan cangkang resin, memberikan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama. Kabelnya dapat dilepas dengan konektor 2-pin, memungkinkan penggantian atau upgrade.
2. QKZ VK4
QKZ VK4 adalah pilihan lain yang sangat kompetitif di kategori harga ini, dibanderol di kisaran Rp 140 ribu. IEM ini sering dipuji karena keseimbangan suaranya yang baik dan kejernihan vokal. VK4 dikenal memiliki tuning suara yang lebih seimbang dibandingkan beberapa pesaingnya, dengan vokal yang menonjol. IEM ini menggunakan driver dinamis tunggal yang dioptimalkan untuk memberikan respons frekuensi yang relatif datar, membuatnya cocok untuk berbagai genre musik. Bassnya terasa pas, tidak terlalu dominan, sementara mid dan treble disajikan dengan cukup detail. Desainnya juga nyaman dengan housing yang pas di telinga, dan kabelnya yang dapat dilepas dengan konektor 2-pin menambah nilai fungsionalitas.
3. Moondrop Chu (Generasi Pertama)
Meskipun Moondrop Chu generasi kedua telah dirilis, Moondrop Chu generasi pertama masih menjadi pilihan yang sangat kuat di harga sekitar Rp 300 ribuan. Kualitas suaranya luar biasa untuk harganya, bahkan disebut sebagai salah satu IEM terbaik dengan tuning suara yang mendekati target Harman. IEM ini dikenal dengan tuning suaranya yang netral dan seimbang, dengan detail yang sangat baik di seluruh rentang frekuensi. Vokal terdengar alami dan instrumen dipisahkan dengan baik. Chu menawarkan suara yang sangat bersih dan detail dengan bass yang terkontrol dan treble yang halus, menjadikannya pilihan yang fantastis untuk mendengarkan musik secara analitis. Kekurangannya mungkin pada kabel yang tidak dapat dilepas, namun kualitas build-nya cukup solid dengan housing logam yang memberikan kesan premium dan daya tahan yang baik.
4. Truthear Hola
Truthear Hola adalah pendatang baru yang cepat mendapatkan popularitas berkat tuning suaranya yang hangat dan menyenangkan, serta kenyamanan yang luar biasa. Hola menawarkan tuning suara yang hangat dan musikal, dengan bass yang memuaskan dan mid yang kaya, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk mendengarkan santai. IEM ini memiliki driver dinamis tunggal 11mm yang menghasilkan suara yang lembut namun detail. Ada penekanan pada bass yang dalam dan mid-range yang natural, dengan treble yang tidak menusuk, sehingga cocok untuk sesi mendengarkan yang panjang tanpa kelelahan. Desainnya yang ringan dan ergonomis, ditambah dengan kabel 2-pin yang dapat dilepas, menjadikannya pilihan yang sangat nyaman dan praktis di kisaran harga Rp 300 ribuan.
5. CCA CRA
CCA CRA adalah IEM lain dari keluarga KZ/CCA yang menawarkan performa luar biasa untuk harganya, di bawah Rp 300.000. IEM ini dikenal dengan suara V-shape yang energik, dengan bass yang kuat dan treble yang berkilau. CRA adalah salah satu IEM terbaik di harga tersebut yang menawarkan suara V-shape yang menyenangkan dengan bass yang bertenaga dan treble yang detail. Menggunakan driver dinamis tunggal 10mm, CRA mampu menyajikan pengalaman mendengarkan yang dinamis dan menyenangkan, terutama bagi mereka yang menyukai bass yang menonjol dan detail di frekuensi tinggi. Desainnya juga ergonomis dengan cangkang resin transparan dan kabel 2-pin yang dapat dilepas, menjadikannya pilihan yang solid untuk penggunaan sehari-hari.
Memilih IEM terbaik di rentang harga Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribuan di awal tahun 2026 ini memang membutuhkan sedikit riset, namun pilihan di atas menawarkan kualitas suara yang jauh melampaui harganya. Baik Anda mencari bass yang bertenaga dari KZ EDX Pro atau CCA CRA, keseimbangan dari QKZ VK4, tuning netral dari Moondrop Chu, atau suara hangat dari Truthear Hola, ada opsi yang sesuai untuk setiap preferensi. Menurut Mureks, penting untuk selalu memeriksa ketersediaan dan harga terbaru di platform e-commerce favorit Anda sebelum melakukan pembelian. Dengan salah satu dari rekomendasi ini, Anda bisa menikmati pengalaman audio yang lebih kaya tanpa harus menguras dompet.






