Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah merilis daftar peringkat terbaru pebulu tangkis dunia pada awal tahun 2026. Rilis ini menjadi acuan penting untuk memetakan kekuatan atlet setelah serangkaian turnamen sepanjang musim sebelumnya, sekaligus menandai peringkat perdana yang dikeluarkan BWF di tahun ini. Bagi Indonesia, daftar peringkat ini memberikan gambaran jelas mengenai posisi atlet-atlet nasional di kancah global. Beberapa nama besar berhasil mempertahankan dominasinya di papan atas, sementara atlet lain menunjukkan progres signifikan. Mureks mencatat bahwa peringkat ini sangat dinantikan untuk melihat potensi Indonesia di musim kompetisi yang baru. Berikut adalah lima pebulu tangkis terbaik Indonesia berdasarkan peringkat BWF pada pekan pertama awal 2026.
1. Jonatan Christie Pertahankan Posisi Tunggal Putra Terbaik Indonesia
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie tetap menjadi andalan utama Indonesia pada awal 2026. Pebulu tangkis berusia 28 tahun ini berhasil mempertahankan peringkat keempat dunia dengan perolehan 81.924 poin, berdasarkan daftar terbaru BWF. Capaian ini menegaskan konsistensinya dalam persaingan di level elite global.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Jonatan merupakan satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang mampu menembus jajaran 10 besar peringkat BWF. Fakta ini mengindikasikan adanya celah yang cukup lebar antara Jonatan dan tunggal putra Indonesia lainnya di papan atas dunia. Sementara itu, posisi puncak tunggal putra dunia masih dikuasai oleh Shi Yu Qi dari China, dengan total 110.047 poin.
2. Putri Kusuma Wardani Jadi Tumpuan Tunggal Putri Merah Putih
Beralih ke sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani tampil sebagai tumpuan utama Indonesia di awal 2026. Atlet muda ini menduduki peringkat keenam dunia BWF dengan 73.590 poin, menunjukkan performa yang semakin stabil di kancah internasional. Posisinya menempatkan Putri sebagai salah satu tunggal putri paling kompetitif saat ini.
Sama seperti Jonatan, Putri juga menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang berhasil menembus jajaran 10 besar dunia. Prestasi ini mengukuhkan perannya sebagai tulang punggung sektor tunggal putri Merah Putih. Adapun peringkat pertama tunggal putri dunia masih dipegang oleh An Se Young dari Korea Selatan, dengan total 117.270 poin.
3. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Pimpin Ganda Putra Indonesia
Di sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menempati posisi sebagai ganda putra terbaik Indonesia pada awal 2026. Duet ini kini berada di peringkat keenam dunia BWF, mengumpulkan 74.390 poin dari sembilan turnamen yang mereka ikuti sepanjang tahun 2025.
Selain Fajar/Fikri, Indonesia juga memiliki wakil lain di jajaran elite ganda putra dunia. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menempati peringkat kedelapan dunia BWF, semakin memperkuat dominasi Indonesia di sektor ini. Sementara itu, ganda putra terbaik dunia saat ini masih dipegang oleh pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan total 121.255 poin.
4. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, Ganda Putri Terbaik Meski Telah Berpisah
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi masih tercatat sebagai ganda putri terbaik Indonesia dalam daftar peringkat BWF awal 2026. Pasangan yang dikenal dengan julukan Ana/Tiwi ini menduduki peringkat ke-10 dunia dengan total 58.364 poin. Peringkat ini menjadi pencapaian tertinggi ganda putri Indonesia pada rilis perdana tahun ini.
Namun, perlu dicatat bahwa Ana/Tiwi telah berpisah sebagai pasangan memasuki tahun 2026. Febriana kini berduet dengan Meilysa Trias Puspitasari, sedangkan Amalia Cahaya Pratiwi membentuk pasangan baru bersama Lanny Tria Mayasari. Adapun posisi ganda putri terbaik dunia saat ini masih dikuasai oleh pasangan China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
5. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu Pimpin Sektor Ganda Campuran
Di sektor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi tumpuan utama Indonesia pada awal 2026. Pasangan ini menempati peringkat ke-10 dunia BWF dengan perolehan 68.390 poin, berdasarkan rilis terbaru. Posisi ini menempatkan mereka sebagai wakil terbaik Merah Putih di sektor ganda campuran saat ini.
Jafar/Felisha juga merupakan satu-satunya pasangan ganda campuran Indonesia yang berhasil menembus jajaran 10 besar dunia. Hal ini menunjukkan peran krusial mereka dalam menjaga daya saing Indonesia di sektor ini. Sementara itu, dominasi China di ganda campuran masih sangat kuat, dengan menempatkan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping serta Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di dua posisi teratas dunia.
Secara keseluruhan, daftar peringkat BWF pada pekan pertama awal 2026 ini menunjukkan bahwa bulu tangkis Indonesia masih memiliki atlet-atlet yang kompetitif di setiap sektor. Meskipun sebagian besar belum menduduki puncak peringkat dunia, konsistensi mereka dalam menembus 10 besar menjadi modal berharga untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.
Performa para pebulu tangkis Indonesia di turnamen-turnamen awal tahun akan sangat krusial dalam menentukan pergerakan peringkat mereka selanjutnya. Tim redaksi Mureks memantau bahwa perkembangan ini akan menjadi indikator penting bagi peta kekuatan bulu tangkis nasional di kancah internasional sepanjang 2026.






