Kabar mengenai kehadiran trio Samsung Galaxy S26 semakin santer terdengar, dengan prediksi peluncuran pada Februari 2026 mendatang. Menjelang momen tersebut, berbagai bocoran mulai membanjiri jagat maya, khususnya terkait model paling premium, Samsung Galaxy S26 Ultra, yang disebut-sebut akan membawa sejumlah perubahan signifikan.
Perubahan Warna dan Spekulasi Material Bingkai Baru
Dikutip dari Techradar pada Selasa (6/1/2026), Samsung dikabarkan akan memperkenalkan koleksi warna baru yang terdengar sangat futuristik. Pilihan warna tersebut meliputi Black Shadow, White Shadow, Galactical Blue, dan yang paling menarik perhatian, Ultraviolet. Kombinasi warna ini diharapkan memberikan kesan misterius sekaligus premium, meskipun Samsung biasanya juga menyediakan warna eksklusif yang hanya bisa didapatkan melalui situs resmi mereka.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Menariknya, penamaan warna kali ini tidak lagi menyertakan kata “Titanium” yang sebelumnya melekat pada seri Ultra. Hal ini memicu spekulasi kuat bahwa Samsung kemungkinan akan beralih ke material baru untuk bingkai ponselnya. Mureks mencatat bahwa langkah ini dipandang sebagai strategi cerdas untuk menekan biaya produksi tanpa mengorbankan durabilitas, sekaligus menjaga harga tetap kompetitif di tengah tren material titanium yang sempat populer pada generasi sebelumnya.
Perubahan material ini diharapkan tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga memberikan sentuhan tekstur yang lebih segar dan nyaman saat digenggam oleh pengguna.
Inovasi Desain S Pen dan Harapan Fitur Canggih
Kesinambungan desain juga merambah ke aksesori ikonik Galaxy S26 Ultra, yaitu S Pen. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa ujung stylus bawaan ini akan memiliki bentuk “busur asimetris”. Desain melengkung ini dirancang agar S Pen dapat tersimpan lebih sempurna dan presisi, mengikuti lengkungan bingkai ponsel yang kini semakin membulat.
Setelah bentuk S Pen sempat stagnan pada tahun 2025, perubahan di tahun 2026 ini menunjukkan perhatian Samsung terhadap detail ergonomis demi kenyamanan pengguna dalam aktivitas produktivitas harian.
Para penggemar setia seri Ultra juga menaruh harapan besar pada kembalinya fungsi-fungsi canggih S Pen yang sempat absen, seperti kendali kamera jarak jauh dan dukungan gestur udara. Jika fitur-fitur ini kembali hadir, Galaxy S26 Ultra dipastikan akan semakin sulit ditandingi oleh kompetitor yang hingga kini belum memiliki solusi stylus bawaan sekelas Samsung.
Daya tarik utama seri Ultra memang terletak pada kemampuannya menyatukan teknologi perangkat keras tingkat tinggi dengan fungsionalitas unik yang memanjakan penggunanya.
Perombakan Desain Kamera Belakang
Beralih ke bagian punggung ponsel, sektor kamera belakang juga dikabarkan akan mengalami perombakan desain yang signifikan. Samsung tampaknya ingin meninggalkan kesan “cincin hitam tebal” yang sempat ada pada model sebelumnya dan beralih ke konsep yang lebih bersih serta minimalis. Dengan penggunaan bingkai logam tipis di sekitar lensa, tampilan kamera Galaxy S26 Ultra diprediksi akan terlihat jauh lebih mewah. Bahkan, desain ini disebut-sebut bakal bersaing ketat dengan estetika desain kamera iPhone 17 Pro yang minimalis namun ikonik.
Performa dan Ketersediaan
Meskipun sebagian besar perubahan ini bersifat kosmetik, peningkatan performa dari chipset generasi terbaru tetap menjadi jaminan bagi performa yang lebih gahar. Jika mengikuti pola peluncuran tahun-tahun sebelumnya, kemungkinan besar Samsung akan mulai membuka keran pengiriman perangkat pada Maret 2026.
Meski rumor menyebutkan tidak akan ada penerus untuk model Edge, kehadiran Galaxy S26 Ultra dengan segala polesan desain dan teknologi barunya sudah lebih dari cukup untuk membuat para tech-enthusiast tidak sabar menunggu pengumuman resminya.






