Tren

BNPB Peringatkan Masyarakat Sumatra: Cuaca Ekstrem Berpotensi Picu Bencana Susulan di Tengah Musim Hujan

JAKARTA – (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di Sumatra untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi . Cuaca ekstrem dilaporkan masih melanda sejumlah wilayah di pulau tersebut, termasuk area yang sebelumnya telah terdampak bencana.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Kami terus berkomunikasi intensif dengan BMKG,” ujar Abdul Muhari dalam paparan situasi dan progres penanganan pascabencana, Minggu (11/1/2026).

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kolaborasi antara BNPB dan BMKG melibatkan pemantauan cuaca setiap tiga jam. Berdasarkan pantauan tersebut, keputusan mengenai pelaksanaan modifikasi cuaca akan diambil. Menurut catatan Mureks, operasi modifikasi cuaca saat ini masih berjalan optimal dengan mengerahkan tiga pesawat per provinsi, dan telah dilakukan secara rotasi 24 jam selama seminggu terakhir.

Abdul Muhari menjelaskan, optimalisasi modifikasi cuaca ini krusial untuk menjaga kondisi cuaca agar tidak berubah menjadi ekstrem. Tujuannya adalah untuk memastikan intensitas hujan tidak signifikan dan tidak memicu bencana susulan, terutama di tengah puncak musim hujan saat ini.

Sebagai contoh, Abdul Muhari menyoroti kondisi hujan di Bener Meriah, Aceh, yang sempat menyebabkan luapan air di beberapa titik. “Tapi, alhamdulillah, ini tidak meluap ke permukiman dan tidak ada korban atau kerugian material yang signifikan,” katanya, mengindikasikan upaya mitigasi yang berhasil.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan, khususnya pada tanggal 10 dan 11 Januari. Mureks merangkum, untuk wilayah Aceh, daerah yang perlu mewaspadai hujan antara lain Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.

Di Sumatra Barat, BMKG memprakirakan hujan akan mengguyur hampir merata di seluruh kabupaten dan kota. Sementara itu, beberapa kabupaten/kota di Sumatra Utara juga diprediksi akan terdampak hujan berintensitas tinggi.

Menyikapi prakiraan cuaca ini, Abdul Muhari meminta pemerintah daerah untuk aktif mengimbau masyarakat. “Sekiranya hujan intensitas tinggi turun sudah lebih dari dua jam, maka secara mandiri evakuasi dulu untuk sementara. Hindari titik-titik yang mungkin saja terjadi bencana banjir atau longsor susulan,” tegasnya, menekankan pentingnya tindakan preventif.

Mureks