Tren

BMKG Ungkap Gempa Magnitudo 2,8 di Bener Meriah Akibat Aktivitas Sesar Aktif, Warga Diimbau Tenang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,8 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Minggu (04/1) dini hari pukul 03:54:48 WIB, disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah I, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa karakteristik gempa tersebut menunjukkan jenis gempa dangkal. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” ujar Hendro di Medan, Sumatera Utara, Minggu (04/1).

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Hasil analisis BMKG lebih lanjut menunjukkan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,75 derajat Lintang Utara (LU) dan 96,81 derajat Bujur Timur (BT). Titik ini berada di darat, tepatnya enam kilometer sebelah barat Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dengan kedalaman hiposenter enam kilometer.

Berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat, guncangan gempa dirasakan di daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah. Intensitas guncangan tercatat pada skala III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI). Mureks mencatat bahwa hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa tersebut.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta untuk selalu memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG.

Informasi terkini dan terverifikasi dapat diakses melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti akun Instagram dan Twitter (@infoBMKG), situs web (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), saluran Telegram (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui aplikasi seluler (iOS dan Android) dengan nama ‘wrs-bmkg’ atau ‘infobmkg’.

Mureks