Tren

BMKG Peringatkan Warga Jawa Tengah Selatan: Potensi Hujan Sedang hingga Lebat Mengintai Akhir Pekan Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada akhir pekan ini. Peringatan ini disampaikan setelah beberapa hari terakhir daerah tersebut didominasi cuaca cerah dan suhu panas.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, menjelaskan bahwa pantauan curah hujan sejak awal tahun hingga 4 Januari 2026 menunjukkan bahwa wilayah Jateng selatan, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, telah mengalami hujan ringan hingga sedang.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

“Pada tanggal 5 dan 6 Januari ini cuaca cenderung cerah dengan suhu udara cukup panas. Suhu maksimum hari ini tercatat mencapai 33,5 derajat Celsius,” kata Teguh di Cilacap, Selasa (6/1).

Dinamika atmosfer saat ini, menurut Mureks, dipengaruhi oleh Siklon Tropis Jenna. Siklon ini telah menjauh dari perairan Indonesia dan kini berada jauh di Samudera Hindia barat daya Banten, sehingga pengaruhnya terhadap cuaca di Jawa Tengah mulai berkurang.

Meski demikian, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan wilayah Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya kembali berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.

“Pada Kamis (8/1) dan Jumat (9/1) potensi hujan meningkat dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari,” jelas Teguh.

Suhu udara di wilayah Jateng selatan diprakirakan antara 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 57-95 persen. Angin dominan bertiup dari arah barat dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam.

“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan, seperti genangan, banjir, dan tanah longsor, terutama pada akhir pekan dan saat aktivitas di luar ruangan,” pungkas Teguh.

Mureks