Keuangan

BEI Gembok Saham Dua Emiten Batubara, Harga Melambung Ratusan Persen dalam Sebulan Terakhir

Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan suspensi perdagangan saham dua emiten, PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) dan PT Paragon Karya Perkasa Tbk. (PKPK), mulai sesi I perdagangan Selasa, 6 Januari 2026. Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan harga kumulatif yang signifikan pada kedua saham tersebut.

Saham PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE), emiten yang bergerak di sektor tambang batu bara, tercatat mengalami kenaikan fantastis. Mureks mencatat, saham FIRE melambung 40,12% dalam sepekan terakhir dan bahkan menembus 138,78% dalam kurun waktu sebulan terakhir. Perdagangan terakhir saham FIRE berada di level Rp 234 per saham.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Senada, saham PT Paragon Karya Perkasa Tbk. (PKPK), juga emiten tambang batu bara, menunjukkan performa serupa. Saham PKPK melesat 33,58% dalam sepekan terakhir dan mencapai 92,47% dalam sebulan terakhir. Saat ini, harga saham PKPK berada di posisi Rp 1.790 per saham.

Keputusan suspensi ini, menurut BEI, bertujuan untuk melakukan cooling down atau pendinginan sebagai langkah perlindungan bagi para investor. Penghentian sementara perdagangan ini berlaku di pasar reguler dan pasar tunai, dan akan berlangsung hingga adanya pengumuman lebih lanjut dari pihak Bursa.

Dalam pengumumannya, BEI mengimbau, “Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.” Imbauan ini dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Mureks