Banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter melanda sejumlah desa di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu petang, 10 Januari 2026. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah warga terendam dan akses jalan terputus.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB hingga petang. “Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga petang, sehingga mengakibatkan debit air sungai naik dan menggenang ke pemukiman warga setinggi pinggang orang dewasa,” ujar Oemar di Probolinggo, Sabtu.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Menurut catatan Mureks, tiga desa di Kecamatan Sumberasih yang terdampak parah adalah Desa Lemahkembar, Banjarsari, dan Ambulu. Meskipun demikian, Oemar memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Data sementara rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 32 rumah, namun pendataan masih terus dilakukan,” tambahnya.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Probolinggo dan instansi terkait langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka melakukan asesmen dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. “Kami bergerak cepat untuk menangani banjir yang melanda Kecamatan Sumberasih, sehingga diharapkan bisa segera surut,” kata Oemar.
Selain permukiman warga, hujan deras juga menyebabkan genangan air di ruas jalan Desa Kedungdalem-Desa Dringu. Khususnya area Dusun Krajan Bandaran hingga depan Balai Desa Dringu, jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor, baik roda empat maupun roda dua.
Oemar mengimbau para pengendara untuk tidak melintas di area tersebut sementara waktu dan menggunakan jalur alternatif. “Jalan Desa Kedungdalem-Desa Dringu, khususnya area Dusun Krajan Bandaran sampai depan Balai Desa Dringu, saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor akibat genangan air yang dapat mematikan mesin kendaraan roda dua,” tegasnya.






