Hiburan

Axe MENA Kalahkan RLG SE 2-0 di Wild Card M7, Laga Penutup Penuh Gengsi Region

Tim perwakilan MENA, Axe MENA, berhasil menumbangkan RLG SE dari region Mekong dengan skor telak 2-0 dalam lanjutan babak Wild Card M7 World Championship yang berlangsung pada Senin, 05 Januari 2026. Kemenangan ini menjadi penutup perjalanan kedua tim di turnamen tersebut, mengingat keduanya telah dipastikan gagal melaju ke Swiss Stage.

Duel Gengsi Dua Region di Tengah Eliminasi

Sebelum pertandingan ini, baik Axe MENA maupun RLG SE sama-sama telah mengoleksi dua kekalahan. Hasil tersebut secara otomatis menggugurkan peluang mereka untuk melangkah ke babak crossover. Oleh karena itu, laga ini tidak lagi memengaruhi posisi mereka di klasemen, melainkan menjadi ajang pembuktian gengsi antara dua region yang berbeda.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Axe MENA dan RLG SE untuk menutup partisipasi mereka di M7 dengan performa terbaik, sekaligus menunjukkan dominasi region masing-masing.

Dominasi Penuh Axe MENA Sejak Awal

Sejak game pertama dimulai, Axe MENA langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Mereka menerapkan tempo permainan cepat, melancarkan serangan intens, dan fokus pada pengamanan objektif di seluruh lini. RLG SE tampak kesulitan untuk mengembangkan strategi dan nyaris tidak mampu memberikan perlawanan yang berarti. Dominasi penuh dari Axe MENA membuat pertahanan RLG SE terus tertekan hingga akhirnya game pertama berhasil diamankan oleh tim asal MENA tersebut.

Memasuki game kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Axe MENA kembali menunjukkan kontrol penuh atas jalannya pertandingan. Menurut pantauan Mureks, RLG SE terlihat semakin kehilangan momentum dan tidak berdaya menghadapi tekanan konstan dari lawan. Agresivitas Axe MENA yang tak terbendung membuat pertandingan berakhir dengan cepat.

Dalam waktu kurang dari 10 menit, Axe MENA berhasil menutup game kedua dan memastikan kemenangan 2-0 atas RLG SE. Hasil ini menegaskan superioritas mereka dalam laga penutup tersebut.

Kemenangan Terlambat di Grup Neraka

Meskipun meraih hasil sempurna dalam pertandingan ini, kemenangan Axe MENA datang terlambat. Mereka telah lebih dulu dipastikan tersingkir dari persaingan menuju fase selanjutnya. Axe MENA harus berjuang di grup yang terbilang berat, menghadapi tim-tim kuat seperti Guangzhou Gaming dan Virtus Pro yang lebih dulu mengamankan tiket ke babak crossover.

Situasi serupa juga dialami RLG SE, yang kesulitan menemukan ritme permainan di tengah ketatnya persaingan Wild Card. Meskipun langkah mereka terhenti di fase ini, perjuangan Axe MENA dan RLG SE tetap patut diapresiasi. Keduanya telah berusaha maksimal menghadapi lawan-lawan tangguh, dan diharapkan dapat tampil lebih baik serta memenuhi potensi mereka di turnamen internasional berikutnya.

Mureks