Teknologi

Asus NUC 16 Pro Meluncur, Dorong Performa Mini PC dengan Core Ultra X9 dan Arc B390

Asus secara resmi memperkenalkan NUC 16 Pro, sebuah ringkas yang dirancang untuk mendefinisikan ulang standar performa di segmennya. Perangkat ini debut pada ajang , menargetkan para kreator, pengembang, dan pengguna korporat dengan kemampuan komputasi AI lokal, gaming ringan, serta tugas-tugas kreatif.

NUC 16 Pro ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X9 388H, yang juga digunakan pada GMKtec EVO-T2 yang diperkenalkan di acara yang sama. Prosesor ini dibangun di atas platform Intel Panther Lake dengan proses 18A, menawarkan total komputasi AI hingga 180 TOPS. Angka ini merupakan kombinasi performa CPU, GPU, dan NPU, termasuk Intel NPU 5 terbaru, menempatkan NUC 16 Pro di atas mini PC Ryzen AI Max+ 395 dalam hal throughput AI mentah.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Untuk urusan grafis, Asus NUC 16 Pro mengandalkan Intel Arc B390 iGPU yang dilengkapi 12 inti Xe. Kemampuan grafis terintegrasi ini memungkinkan NUC 16 Pro untuk menjalankan game modern pada resolusi 1080p tanpa memerlukan kartu grafis diskrit, sekaligus memberikan performa media dan komputasi yang kuat untuk beban kerja kreatif.

Meskipun Arc B390 menunjukkan performa yang mengesankan untuk solusi terintegrasi, catatan Mureks menunjukkan bahwa ia tidak diharapkan melampaui Radeon 8060S iGPU milik AMD yang ditemukan pada Ryzen AI Max+ 395. Radeon 8060S masih memegang keunggulan dalam performa grafis puncak, terutama dalam benchmark sintetis dan game yang sangat mengandalkan GPU. Namun demikian, B390 telah meningkatkan standar grafis terintegrasi di kategori mini PC, memungkinkan NUC 16 Pro menyeimbangkan beban kerja AI, gaming ringan, dan aplikasi profesional tanpa kebutuhan daya dan termal dari kartu grafis diskrit.

Mini PC berukuran 0,7 liter ini mendukung memori LPDDR5x hingga 96GB dengan kecepatan hingga 9600MT/s. Sistem pendingin kipas ganda dirancang untuk menjaga performa tetap stabil di bawah beban kerja yang berkepanjangan. Dari pantauan Mureks, konektivitas yang ditawarkan juga lengkap, meliputi Dual 2.5G Ethernet, WiFi 7, dan Bluetooth 6.0. Fitur keamanan juga diperkuat dengan dukungan firmware TPM 2.0 untuk lingkungan terkelola.

Desain sasis NUC 5×4 yang ringkas ini juga mengusung desain internal tanpa alat (tool-less) dan mendukung penyimpanan ganda M.2 melalui PCIe Gen5 dan Gen4. Tersedia pula I/O tambahan seperti RS-232 dan PCIe x1, yang membuka peluang untuk penggunaan di sektor POS (Point of Sale), IoT, dan industri. Kombinasi grafis yang kuat, fitur-fitur yang berfokus pada AI, dan komputasi AI 180 TOPS menjadikan NUC 16 Pro salah satu mini PC paling mumpuni yang diumumkan sejauh ini.

Mureks