Arsenal berhasil meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Aston Villa dalam laga Premier League yang berlangsung di Stadion Emirates pada Rabu (31/12). Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial bagi The Gunners, tetapi juga diwarnai insiden psywar menarik antara bek Gabriel Magalhaes dan gelandang Villa, Amadou Onana.
Kemenangan telak ini memperkokoh posisi armada Mikel Arteta di puncak klasemen sementara Premier League, unggul lima poin dari pesaing terdekat, Manchester City. Mureks mencatat bahwa tekanan kini beralih ke pundak Manchester City yang akan menghadapi Sunderland pada Jumat (2/1).
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Dominasi Arsenal dan Insiden di Lorong Pemain
The Gunners tampil beringas, terutama di babak kedua, dengan melesakkan empat gol. Gabriel Magalhaes membuka keran gol, diikuti oleh Martin Zubimendi, Leandro Trossard, dan Gabriel Jesus. Sementara itu, tim asuhan Unai Emery hanya mampu membalas satu gol hiburan melalui Ollie Watkins menjelang akhir pertandingan.
Sorotan utama pasca-laga justru tertuju pada kejadian di lorong pemain. Gabriel Magalhaes tertangkap kamera melakukan gestur seolah memasukkan sesuatu ke dalam saku celananya, lalu menutup ritsletingnya dengan rapat. Aksi ini diduga kuat sebagai sindiran langsung kepada Amadou Onana.
Sebelumnya, Onana dikenal sering melakukan selebrasi serupa saat Aston Villa meraih kemenangan penting atas Manchester United dan Chelsea pada Desember lalu. Gabriel Magalhaes mengakui bahwa perilaku lawan tersebut justru menjadi pemicu semangat bagi skuad Meriam London.
“Ya, hal-hal seperti itu justru memicu semangat kami. Ini hanya bagian dari permainan yang menyenangkan. Bukan bermaksud memicu pertengkaran, namun murni perayaan kemenangan kami,” ujar Gabriel, seperti dikutip dari the Sun.
Emiliano Martinez Juga Jadi Sasaran
Selain Amadou Onana, mantan kiper Arsenal yang kini membela Aston Villa, Emiliano Martinez, juga tidak luput dari perhatian. Kiper asal Argentina itu tampak emosional saat diejek oleh pendukung tuan rumah di lorong pemain.
Martinez bahkan harus ditarik menjauh oleh staf keamanan untuk menghindari konfrontasi lebih lanjut dengan suporter yang menyindir kegagalannya menjaga kesucian gawang Villa. Insiden ini menambah panasnya suasana setelah pertandingan yang krusial bagi kedua tim.






